Stok Bahan Pokok di Jawa Tengah Aman Jelang Lebaran, Harga Cabai dan Minyakita Jadi Sorotan
Stok pangan pokok di Jawa Tengah aman jelang Lebaran. Operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah digelar untuk menjaga stabilitas harga komoditas.
Guetilang.com - Pemerintah Provinsi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan ketersediaan sembilan komoditas pangan pokok di Jawa Tengah dalam kondisi aman menjelang Lebaran 2026. Sejumlah komoditas utama seperti beras, gula pasir, dan daging disebut cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Mei sampai Juni mendatang.
Ketersediaan beras di Jawa Tengah bahkan tercatat surplus sekitar 1,5 juta ton. Kondisi tersebut dinilai mampu menjaga ketahanan pangan daerah selama periode meningkatnya permintaan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Selain beras, stok gula pasir, telur ayam ras, dan daging sapi juga masih dalam batas aman. Harga daging sapi serta telur ayam ras terpantau masih berada di kisaran harga eceran tertinggi (HET). Namun demikian, harga daging ayam ras menunjukkan kecenderungan naik di sejumlah pasar tradisional.
Komoditas yang menjadi perhatian utama saat ini adalah minyak goreng kemasan rakyat Minyakita. Harga produk tersebut terpantau fluktuatif dan di beberapa wilayah masih berada di atas HET yang telah ditetapkan pemerintah.

Sementara itu, harga cabai rawit sempat mengalami lonjakan hingga mencapai Rp70 ribu sampai Rp80 ribu per kilogram akibat tingginya permintaan dan terbatasnya pasokan di pasar.
Untuk menjaga stabilitas harga, pemerintah terus menggencarkan operasi pasar serta program Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai daerah. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat tetap dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga terjangkau menjelang Lebaran.
Pemerintah berharap distribusi komoditas pangan tetap lancar sehingga gejolak harga dapat ditekan selama masa peningkatan kebutuhan masyarakat.