Mudik-Balik Lebaran 2026 Lancar dan Aman, Analis Soroti Kinerja Gemilang Polri

Arus mudik-balik Lebaran 2026 berlangsung aman dan lancar. Fatalitas kecelakaan turun 30,41% meski volume kendaraan meningkat. Analis Nasky Putra Tandjung mengapresiasi kinerja Polri dan keberhasilan Operasi Ketupat 2026.

Mudik-Balik Lebaran 2026 Lancar dan Aman, Analis Soroti Kinerja Gemilang Polri

Arus mudik dan balik Lebaran 2026 berlangsung aman, tertib, dan lancar meski terjadi lonjakan volume kendaraan di berbagai jalur utama. Capaian ini tak lepas dari kinerja optimal Polri yang berhasil menekan angka fatalitas korban meninggal dunia hingga 30,41 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Analis Kebijakan Publik dan Politik Nasional, Nasky Putra Tandjung, menilai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama perayaan Idulfitri 1447 H terjaga kondusif. Ia menyebut keberhasilan ini sebagai bukti nyata efektivitas strategi pengamanan dan rekayasa lalu lintas yang diterapkan.

Menurutnya, langkah seperti penerapan One Way Nasional dan inovasi One Way Sepenggal Presisi terbukti ampuh menjaga kelancaran arus kendaraan di tengah peningkatan mobilitas masyarakat. “Penurunan angka kecelakaan hingga lebih dari 30 persen adalah prestasi luar biasa. Ini menunjukkan pendekatan yang dilakukan tepat sasaran,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan kepada Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, beserta seluruh jajaran atas keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang dinilai berjalan sukses, aman, dan humanis.

Dalam operasi tersebut, Polri bersama TNI dan berbagai pemangku kepentingan mengerahkan 161.243 personel gabungan serta mendirikan 2.746 posko di seluruh Indonesia. Posko ini terdiri dari Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, hingga Pos Terpadu yang menjadi pusat layanan bagi para pemudik.

Data Korlantas Polri mencatat jumlah kecelakaan lalu lintas nasional turun 5,31 persen, dari 2.880 kasus pada 2025 menjadi 2.727 kasus di 2026. Sementara itu, angka korban meninggal dunia menurun signifikan dari 342 orang menjadi 238 orang.

Tak hanya saat puncak arus mudik, komitmen pengamanan juga terus berlanjut. Polri tetap menjalankan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret 2026, mengingat masih ada sekitar 1,4 juta kendaraan yang belum kembali ke Jakarta.

Nasky menilai langkah ini sebagai bentuk tanggung jawab moral dan komitmen kuat aparat dalam memastikan keselamatan masyarakat hingga perjalanan kembali selesai. Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung upaya tersebut dengan mematuhi aturan lalu lintas.

“Tagline ‘mudik aman, keluarga bahagia’ benar-benar dirasakan masyarakat. Ini bukti bahwa negara hadir untuk menjamin keamanan dan kenyamanan selama Lebaran,” pungkasnya.