Panitia Festival Amoghasakti Singhasari Serahkan Bantuan Pohon untuk Dukung Penghijauan di Candirenggo

Panitia Festival Amoghasakti Singhasari Serahkan Bantuan Pohon untuk Dukung Penghijauan di Candirenggo

GUETILANG.COM *MALANG* Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan, Panitia Festival Amoghasakti Singhasari menyerahkan bantuan bibit pohon kepada Pemerintah Kelurahan Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, pada Senin (8/6/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua Panitia Festival Amoghasakti Singhasari, yang juga merupakan ketua bidang koperasi dan UMKM DPD Rumah hukum Indonesia Kusria Arifin, S.E., M.Ak, kepada pihak Kelurahan Candirenggo. Program ini bertujuan mendorong gerakan penghijauan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam untuk generasi mendatang.

Bibit yang disalurkan terdiri dari berbagai jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi lingkungan setempat, mulai dari pohon buah-buahan, tanaman hias, hingga pohon peneduh dan penghijauan.

Menurut Kusria Arifin, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian panitia terhadap keberlanjutan lingkungan hidup. Ia berharap penanaman pohon tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh warga Candirenggo.

Selain itu, Kusria menjelaskan bahwa program penghijauan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju Festival Amoghasakti Singhasari 2026 yang akan berlangsung pada 3–5 Juli 2026 di Pemandian Kendedes, Singosari, Kabupaten Malang. Festival tersebut akan menghadirkan berbagai kegiatan budaya, seni, edukasi, serta kampanye pelestarian lingkungan.

Lurah Candirenggo menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan panitia festival. Menurutnya, kegiatan penghijauan sangat relevan dengan tantangan lingkungan saat ini dan dapat menjadi langkah awal untuk membangun kepedulian bersama dalam menjaga alam.

Ia berharap pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh dengan baik, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa festival budaya tidak hanya berorientasi pada hiburan dan promosi wisata, tetapi juga memiliki peran dalam mendukung upaya pelestarian alam. Ke depan, panitia berencana melaksanakan berbagai program lingkungan lainnya menjelang penyelenggaraan Festival Amoghasakti Singhasari 2026.

Melalui kegiatan tersebut, Festival Amoghasakti Singhasari diharapkan tidak hanya menjadi wadah pelestarian budaya, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan di wilayah Malang Raya.