APUKW Jatim Resmi Kukuhkan Pengurus Periode 2026–2028 di Tawangmangu

APUKW Jatim Resmi Kukuhkan Pengurus Periode 2026–2028 di Tawangmangu

Guetilang.com - APUKW Jatim (Ajang Pengembangan Usaha Kreatif Wanita Jawa Timur) memasuki periode kepengurusan baru 2026–2028 melalui acara pengukuhan yang diselenggarakan di Lawu Green Forest, Tawangmangu, pada 4 Juli 2026. Momentum ini menjadi langkah awal organisasi dalam memperkuat peran dan kontribusinya bagi pengembangan UMKM perempuan di Jawa Timur.

Sebagai organisasi yang telah memiliki legalitas resmi dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia melalui Keputusan Nomor AHU-0012801.AH.01.07.TAHUN 2017, APUKW Jatim terus berkomitmen menjalankan aktivitas secara profesional. Legalitas tersebut menjadi dasar kuat dalam membangun jaringan usaha, pemberdayaan ekonomi perempuan, serta pengembangan usaha kreatif yang berkelanjutan.

Keunikan APUKW Jatim terletak pada sistem organisasinya yang mengedepankan nilai kekeluargaan dan gotong royong. Organisasi ini tidak menerapkan iuran wajib bagi anggota. Pendanaan kegiatan diperoleh dari kontribusi sukarela yang berasal dari sebagian keuntungan pemasaran produk anggota. Semangat saling membantu dalam promosi, pemasaran, dan pertukaran produk menjadi kekuatan utama yang menjaga soliditas organisasi.

Selain mendorong kecintaan terhadap produk lokal, APUKW Jatim juga aktif memotivasi anggotanya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas usaha. Pendampingan dari Dinas Koperasi dan UKM tingkat provinsi maupun daerah turut mendukung perkembangan para pelaku UMKM perempuan. Bahkan saat masa pandemi Covid-19, aktivitas pemasaran tetap berjalan melalui media digital sehingga usaha anggota tetap bertahan dan berkembang.

Acara yang dikemas dalam agenda Temu Kangen dan Rapat Kerja tersebut juga bertepatan dengan peringatan ulang tahun Ina Retnowati, salah satu tokoh yang memiliki kontribusi besar bagi perjalanan organisasi. Kegiatan dihadiri lebih dari 100 peserta yang terdiri atas pengurus inti dan anggota dari berbagai daerah di Jawa Timur, termasuk Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Jombang, Malang, Batu, dan Kediri.

Rangkaian acara diawali oleh Aeryn dari Gresik sebagai pembawa acara, dilanjutkan sambutan Ketua APUKW Jatim periode 2023–2025, Umi Farida. Suasana semakin khidmat dengan pembacaan Mars APUKW Jatim yang dipimpin Erlin Sulistyawati dari Kabupaten Malang serta doa yang dipimpin Drs. Sularso, M.M. Dalam kesempatan tersebut, para peserta juga memberikan apresiasi kepada para ketua periode sebelumnya atas dedikasi mereka dalam membesarkan organisasi.

Sejumlah tokoh turut memberikan motivasi dan dukungan bagi kemajuan APUKW Jatim, di antaranya Dr. Bambang Sigit Pramono, Dra. Siti Salamah, M.M., Drs. H. Soeharianto selaku Pembina dan Penasehat, serta Drs. H. Muchlason sebagai penyokong dana organisasi. Kehadiran mereka menjadi bentuk nyata dukungan terhadap penguatan UMKM perempuan di Jawa Timur.

Pada sesi Sharing Usaha, Vita dari Malang yang mewakili Mall Sarinah Heritage Malang menyampaikan peluang bagi anggota APUKW Jatim untuk memasarkan produk UMKM di lokasi tersebut. Kesempatan ini diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas hingga tingkat nasional. Selain itu, peserta juga mendapatkan inspirasi pengembangan usaha melalui paparan Elick dari Sidoarjo mengenai pengembangan bisnis produk Nyrtea MLM.

Melalui musyawarah yang berlangsung secara aklamasi, Yuliatin dari Sidoarjo terpilih sebagai Ketua APUKW Jatim periode 2026–2028 dengan didampingi Umi Farida sebagai Wakil Ketua. Dalam sambutan perdananya, Yuliatin menegaskan komitmennya untuk memperkuat program-program mandiri dan menjaga kekompakan seluruh anggota. Acara kemudian ditutup dengan kegiatan ramah tamah dan wisata bersama ke Titik 0 Cemoro Kandang serta Pasar Plaosan, disertai harapan agar APUKW Jatim semakin solid, mandiri, dan mampu memberikan dampak yang lebih besar bagi UMKM perempuan di Jawa Timur.