Kondisi Sungai Kalisapi di Desa Petir Berubah, Warga Soroti Endapan Lumpur yang Kian Menebal

Kondisi Sungai Kalisapi di Desa Petir dipenuhi endapan lumpur. Warga menduga dipengaruhi aktivitas tambang pasir dan musim kemarau.

Kondisi Sungai Kalisapi di Desa Petir Berubah, Warga Soroti Endapan Lumpur yang Kian Menebal

Guetilang.com – Kondisi Sungai Kalisapi di Desa Petir, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara, menjadi perhatian masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Aliran sungai yang selama ini dimanfaatkan warga sebagai salah satu sumber air kini mengalami perubahan. Di sejumlah titik, dasar sungai dipenuhi endapan lumpur yang menyebabkan aliran air terlihat semakin dangkal, terutama saat musim kemarau.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, endapan lumpur tampak hampir di sepanjang aliran Sungai Kalisapi, mulai dari wilayah Desa Petir hingga mengarah ke Desa Merden. Material yang mengendap di dasar sungai mengubah kondisi aliran yang sebelumnya relatif jernih dan memiliki debit air cukup deras. Perubahan paling terlihat berada di kawasan Kali Sapi, Kedung Pakis, dan Kedung Lembu. Lokasi yang dahulu memiliki aliran air deras dengan kedalaman yang cukup kini dipenuhi sedimentasi sehingga aliran air berkurang dan dasar sungai semakin dangkal.

Perubahan kondisi sungai tersebut mulai dirasakan masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Kalisapi. Endapan lumpur yang semakin tebal menyebabkan kualitas sumber air menurun sehingga beberapa titik yang sebelumnya dimanfaatkan warga menjadi tidak lagi optimal. Pada musim kemarau, kondisi tersebut semakin terlihat karena volume air yang berkurang membuat endapan lumpur mendominasi dasar sungai.

Masyarakat menduga perubahan kondisi Sungai Kalisapi dipengaruhi oleh kombinasi aktivitas tambang pasir putih di Dusun Gentan, Desa Petir, dan musim kemarau yang sedang berlangsung. Aktivitas pertambangan diduga berkontribusi terhadap meningkatnya sedimentasi di aliran sungai, sementara musim kemarau menyebabkan debit air menurun sehingga endapan lumpur semakin tampak di berbagai titik.

Meski demikian, masyarakat berharap dugaan tersebut dapat dibuktikan melalui kajian ilmiah dan pemeriksaan langsung oleh instansi yang berwenang. Evaluasi terhadap kualitas air, tingkat sedimentasi, serta kondisi ekosistem sungai dinilai penting untuk mengetahui penyebab perubahan yang terjadi sekaligus menentukan langkah penanganan yang tepat.

Bagi masyarakat Desa Petir, Sungai Kalisapi bukan hanya menjadi bagian dari bentang alam, tetapi juga memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan air dan menopang aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, warga berharap pemerintah dapat segera melakukan peninjauan lapangan agar kondisi sungai mendapat perhatian serius sehingga fungsi dan kelestariannya tetap terjaga untuk jangka panjang.