WARKOP DIGITAL DAN KDMP RANDUGADING BERSINERGI PERKUAT EKONOMI DESA BERBASIS DIGITAL

WARKOP DIGITAL DAN KDMP RANDUGADING BERSINERGI PERKUAT EKONOMI DESA BERBASIS DIGITAL

GUETILANG.COM *MALANG*, 9 Juli 2026 – Upaya mendorong terwujudnya desa mandiri berbasis teknologi mulai diwujudkan melalui kolaborasi antara WARKOP DIGITAL Malang Raya dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Randugading, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Sinergi ini menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem ekonomi desa yang memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program tersebut bertujuan menghadirkan akses teknologi, meningkatkan literasi digital, sekaligus memperkuat sektor ekonomi desa. Kehadiran WARKOP DIGITAL diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi yang mendukung pengembangan potensi masyarakat melalui berbagai layanan berbasis digital.

Koordinator WARKOP DIGITAL Malang Raya, Erlin Sulistyawati, menjelaskan bahwa desa merupakan fondasi penting dalam pembangunan nasional. Menurutnya, masih banyak wilayah pedesaan yang belum memperoleh akses teknologi secara optimal sehingga diperlukan wadah yang mampu menjembatani kebutuhan tersebut.

Ia menegaskan, WARKOP DIGITAL tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul, tetapi juga menjadi pusat edukasi, literasi, dan pengembangan ekonomi masyarakat. Melalui konsep tersebut, warga desa diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk belajar, berinovasi, dan memanfaatkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

Kolaborasi ini digagas bersama pengurus KDMP Randugading yang dipimpin oleh Ketua KDMP, Crah Handayani. Salah satu fokus utama program adalah mendukung pelaku UMKM melalui penyediaan ruang promosi, etalase produk, serta pemasaran digital sehingga produk-produk unggulan desa memiliki peluang menjangkau pasar yang lebih luas, bahkan hingga tingkat global.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari Pemerintah Desa Randugading. Kepala Desa Randugading, Eko Budi, menyatakan optimistis kerja sama tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, transformasi digital bukan sekadar menghadirkan teknologi, melainkan menjadi sarana untuk memperkuat kemandirian ekonomi warga.

Eko Budi menyampaikan bahwa WARKOP DIGITAL nantinya diharapkan menjadi rumah bersama bagi masyarakat untuk belajar, mengembangkan keterampilan, berinovasi, sekaligus membuka peluang usaha baru. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih siap menghadapi tantangan dan peluang di era digital.

Mengusung konsep "Satu Ekosistem Tak Terbatas Potensinya", WARKOP DIGITAL KDMP Randugading akan menghadirkan berbagai layanan secara bertahap. Layanan tersebut meliputi TOKODESA sebagai media pemasaran produk lokal, CYBERS ACADEMY untuk pelatihan digital, GUETILANG sebagai media inspirasi, CYBERSJOB untuk informasi lowongan kerja, hingga layanan PPOB, QRIS Merchant, POS, UMKM Digital, Unit Simpan Pinjam, Ruang Belajar Digital, Kuliah Jarak Jauh, AI Chatbot, RT RW Net, serta pendampingan hukum melalui layanan paralegal.

Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi, inisiatif ini diharapkan menjadi fondasi bagi Desa Randugading dalam membangun masyarakat yang semakin melek teknologi, memiliki daya saing tinggi, serta mampu mengembangkan ekonomi desa secara berkelanjutan di tengah perkembangan era digital.