Ramai di instagram, sepi di lapangan: ada apa dengan pkpot sulaiman garden malang?

PKPOT Sulaiman Garden di Malang kini minim aktivitas peternakan organik akibat tidak adanya penerus pengelola operasional.

Ramai di instagram, sepi di lapangan: ada apa dengan pkpot sulaiman garden malang?

GUETILANG.COM – Hujan deras mengguyur kawasan Pakisaji, Kabupaten Malang, Senin (11/5/2026). Di tengah cuaca yang kurang bersahabat, tim dari PT CGI melakukan survei ke PKPOT Sulaiman Garden, pusat kegiatan pertanian organik terpadu milik Prof. Haryadi.

Nama Sulaiman Garden selama ini cukup dikenal di media sosial karena konsepnya yang asri, estetik, serta dilengkapi coffee shop. Namun, kondisi yang ditemukan tim di lapangan ternyata berbeda dari gambaran yang selama ini beredar di dunia maya.

Sepi dan Minim Aktivitas

Setibanya di lokasi, suasana kawasan terlihat lengang. Tidak tampak aktivitas peternakan maupun kegiatan pertanian organik yang berjalan seperti yang dibayangkan banyak orang.

“Kunju ngan ini dilakukan untuk meninjau langsung kondisi PKPOT. Namun, yang kami dapati, aktivitas di lokasi relatif sepi dan minim kegiatan,” ujar Erdiyanto MZ, LO PT CGI sekaligus Founder Hypnoheart ROH Indonesia yang turut turun langsung ke lapangan.

Tidak Ada Penerus Pengelola

Berdasarkan keterangan pegawai setempat, aktivitas peternakan organik di PKPOT sudah cukup lama tidak berjalan. Salah satu penyebab utamanya adalah tidak adanya penerus yang mengelola operasional sehari-hari.

Sementara itu, Prof. Haryadi selaku pemilik disebut sedang disibukkan dengan berbagai agenda di dalam maupun luar negeri. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa beliau baru saja melakukan perjalanan dinas ke Jakarta dan Hongkong.

Fakta di Balik Tampilan Media Sosial

Di sela hujan, tim sempat berteduh dan menikmati minuman hangat di Coffee Sulaiman yang berada dalam satu kawasan di Jalan Raya Karangduren, Pakisaji.

Dari obrolan santai di lokasi, muncul gambaran berbeda mengenai kondisi Sulaiman Garden saat ini. Tempat yang terlihat hidup dan ramai di media sosial ternyata tidak seaktif yang dibayangkan.

Potensinya dinilai masih besar dan fasilitas yang tersedia juga cukup lengkap. Namun, aktivitas di kawasan tersebut disebut mengalami penurunan signifikan.

Setelah hujan mereda, tim meninggalkan lokasi dengan kesan tersendiri. Sulaiman Garden masih tampak indah dan memiliki potensi untuk berkembang, tetapi suasana di dalamnya terasa hening dan minim aktivitas.

Menunggu Masa Depan PKPOT

Kondisi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat: apakah situasi tersebut hanya fase jeda sementara, atau justru menjadi awal perubahan besar bagi PKPOT Sulaiman Garden?

Waktu yang akan menjawab. Di balik tampilan estetik yang sering muncul di media sosial, tersimpan cerita yang belum sepenuhnya selesai.