BPBD Purworejo Lakukan Asesmen Dugaan Warga Hanyut di Sungai Lamat Kemiri
BPBD Purworejo asesmen dugaan warga hanyut di Sungai Lamat Kalimeneng. Korban Tugman (73) belum ditemukan, pencarian terkendala arus deras dan minim penerangan.
Guetilang.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo melakukan asesmen awal terkait dugaan seorang warga hanyut di Sungai Lamat, Desa Kalimeneng, Kecamatan Kemiri. Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Sabtu, 21 Februari 2026 sekitar pukul 09.00 WIB, sementara laporan resmi diterima BPBD pada Minggu, 22 Feberuari 2026 pukul 01.39 WIB.
Korban diketahui bernama Tugiman (73), warga Kalimeneng RT 01/RW 01, Kecamatan Kemiri. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban terakhir terlihat pada Sabtu pagi sekitar pukul 10.00 WIB.
Pada malam harinya, warga mulai melakukan pencarian setelah mendapati rumah korban dalam kondisi gelap dan tidak berpenghuni.
Upaya pencarian mengarah ke Sungai Lamat setelah ditemukan sejumlah barang milik korban di tepi sungai, sekitar 50 meter dari rumahnya. Barang-barang tersebut berupa baju hitam kombinasi silver, topi warna marun, sabit, serta karung.

Informasi yang dihimpun dari akun Instagram resmi BPBD Purworejo menyebutkan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD telah mendatangi lokasi bersama relawan Granat Rescue guna melakukan pendataan awal dan koordinasi dengan unsur terkait.
Warga setempat juga turut melakukan penyisiran dari titik awal penemuan barang hingga lebih dari 1 kilometer ke arah selatan.

Proses pencarian pada malam hari terkendala minimnya penerangan serta kondisi arus sungai yang cukup deras dengan kedalaman berkisar 1–2 meter. Hingga saat ini, upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan bersama masyarakat.
BPBD Purworejo mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama ketika kondisi arus sedang deras, guna mencegah kejadian serupa.
Baca Juga: Hujan Lebat Disertai Angin di Purworejo Tumbangkan Pohon, di Depan Kampus UMP