Tradisi Malam Nifsu Saban, Warga Desa Dilem Minum Dawet Jipang Bersama
Tradisi malam Nifsu Sya'ban warga desa Dilem sholat jamaah bersama dan minum dawet jipang
Guetilang.com - Warga Desa Dilem, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, memiliki tradisi unik dalam memperingati malam Nifsu Sya'ban. Tradisi ini dilaksanakan usai salat berjamaah dan pembacaan doa bersama di mushola pada Senin malam, 02 Februari 2026.
Nifsu Saban atau Nifsu Sya’ban merupakan malam pertengahan bulan Sya’ban dalam kalender Hijriah yang dipercaya umat Islam sebagai waktu penuh keberkahan.
Pada malam ini, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa, memohon ampunan, serta mempersiapkan diri menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
Di Desa Dilem, peringatan malam Nifsu Sya'ban tidak hanya diisi dengan ibadah, tetapi juga dilengkapi dengan tradisi kebersamaan berupa pembagian dawet jipang.
Dawet jipang merupakan minuman tradisional yang terbuat dari larutan gula merah, kemudian ditambahkan jipang, yakni olahan dari beras ketan yang di padatkan.
Minuman tersebut dibagikan kepada seluruh jamaah dan diminum bersama-sama di mushola sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur.
Tradisi ini telah berlangsung turun-temurun dan menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat setempat.
Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Selain dawet jipang, panitia juga membagikan berbagai makanan ringan yang menambah semarak suasana malam Nifsu Sya'ban di Desa Dilem.
Melalui tradisi ini, warga berharap nilai kebersamaan, gotong royong, serta kecintaan terhadap budaya dan ajaran agama dapat terus terjaga dan diwariskan kepada generasi muda.
Baca Juga: Bazar UMKM Desa Dilem Hadirkan Prodak Unggulan Asli Buatan Masyarakat Setempat