Buku A Willing Spirit Resmi Diluncurkan
GUETILANG, JAKARTA — Buku A Willing Spirit karya Marty Woods resmi diluncurkan dalam sebuah acara yang diselenggarakan pada Selasa, 3 Februari 2026, di Gedung Kenanga No.54, Senen, Jakarta Pusat. Acara berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB dan dihadiri oleh lebih dari 30 peserta dari berbagai unsur pelayanan dan gereja.
Hadir dalam acara tersebut penulis buku Marty Woods, penerjemah buku Pdt. Yudha Duling, serta pimpinan Ready Set Go (Sport Ministry), Pdt. Joseph Setiawan. Turut hadir perwakilan Yayasan Vusion Indonesia, Frenki Alfian, yang dikenal aktif melayani di wilayah Sumba. Selain itu, tampak pula pimpinan ABC Movement, Pdt. Toni Nardi Wiyono.
Dari unsur organisasi gereja, acara ini dihadiri oleh jajaran Badan Pekerja Daerah (BPD) 1 GSJA DKI Jakarta, yakni Pdt. Yansen Linanda selaku Wakil Ketua dan Pdt. Agus Trianto sebagai Komisaris. Hadir pula Pdt. Holiong Seng Kombu, Ketua BPD 1 GSJA DKI Jakarta periode 2023–2026. Acara ini juga dihadiri oleh Pdt. Jimmy Mailangkay, gembala sidang GSJA CWS Kenanga, sebagai tuan rumah tempat diselenggarakannya kegiatan.

Acara peluncuran buku ini merupakan hasil kerja sama pelayanan Ready Set Go dan Yayasan Vusion Indonesia. Dalam sambutan pembuka, Pdt. Joseph Setiawan menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus memperkenalkan Marty Woods kepada para peserta.
“Kami bersyukur dapat menjadi bagian dari peluncuran buku ini. Ready Set Go terpanggil untuk menjangkau generasi muda melalui olahraga, dan buku ini memperkuat pemahaman tentang pentingnya mentoring dalam membentuk karakter dan kehidupan rohani,” ujar Pdt. Joseph Setiawan.
Sebagai pembicara utama, MartyWoods, warga negara Australia berusia 69 tahun yang saat ini melayani bersama isterinya, Jenni Woods, di Jepang melalui Vusion International Foundation—menyampaikan bahwa buku A Willing Spirit lahir dari dorongan Tuhan untuk menuliskan pengalamannya tentang mentoring dan roh manusia. Penyampaian materi diterjemahkan oleh Pdt. Yudha Duling.
“Tuhan menaruh kerinduan dalam hati saya untuk menulis tentang mentoring, supaya setiap orang dapat menemukan jati diri mereka dan memahami tujuan hidup yang Tuhan berikan,” kata Marty Woods.
Marty menjelaskan bahwa buku setebal 282 halaman ini lebih menekankan pada pengalaman nyata dalam proses mentoring, khususnya di bidang puisi, sulap, dan musik, serta refleksi perjalanan rohani penulis. Buku ini terdiri atas bagian Pendahuluan dan lima bagian utama yang membahas mentoring, roh manusia, komunitas, serta gambaran yang lebih luas tentang tujuan hidup.

Dalam sesi berikutnya, Frenki Alfian memperkenalkan pelayanan Vusion Indonesia di Sumba, Nusa Tenggara Timur, yang berfokus pada pendampingan anak-anak melalui program Kids Club.
“Kami menemukan banyak anak di Sumba hidup dalam kemiskinan dan keterbatasan. Melalui Kids Club, kami ingin membimbing mereka dengan pendekatan yang menyenangkan, melalui permainan, olahraga, dan pelatihan,” ungkap Frenki Alfian.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan doa pengutusan yang dipimpin oleh Pdt. Toni Nardi Wiyono agar buku A Willing Spirit dapat menjadi berkat bagi banyak orang. Sebagai ungkapan syukur atas perilisan buku, Marty Woods melakukan pemotongan nasi tumpeng. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama serta fellowship dan makan bersama seluruh peserta yang hadir.
Peluncuran buku A Willing Spirit ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang mentoring dan pembinaan rohani, serta memberikan dampak positif bagi pelayanan gereja dan masyarakat di Indonesia.