Kreativitas UMKM yang Berawal dari Telur Asin Saja Hingga Berinovasi Menjadi Cemilan yang Bernilai Jual Tinggi

Kecamatan Wagir menunjukkan perkembangan UMKM olahan telur asin. Ibu Jamilah mengembangkan usaha dari telur asin rumahan menjadi produk inovatif berupa kerupuk telur asin yang gurih dan diminati pasar. Bahan baku telur bebek diperoleh dari peternak lokal, diasinkan secara tradisional, lalu diolah kembali menjadi kerupuk renyah. Harga telur asin Rp3.000–Rp4.000 per butir dan kerupuk telur asin Rp9.000 per 100 gram. Pemasaran dilakukan secara langsung, dititipkan di warung, serta melalui media sosial dan jaringan toko desa, sehingga jangkauan pembeli meluas hingga luar Wagir. Usaha ini diharapkan terus berkembang sebagai produk unggulan daerah.

Kreativitas UMKM yang Berawal dari Telur Asin Saja Hingga Berinovasi Menjadi Cemilan yang Bernilai Jual Tinggi
Kreativitas UMKM yang Berawal dari Telur Asin Saja Hingga Berinovasi Menjadi Cemilan yang Bernilai Jual Tinggi

Kecamatan Wagir menunjukkan perkembangan positif di sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya pada produksi telur asin dan keripik telur asin. Salah satu pelaku usaha yang aktif mengembangkan produk ini adalah Ibu Jamilah warga setempat yang berhasil mengolah telur bebek menjadi produk bernilai jual tinggi.

Awalnya, usaha ini hanya memproduksi telur asin konsumsi rumahan. Namun seiring meningkatnya permintaan pasar, Ibu Jamilah mulai berinovasi dengan menghadirkan kerupuk telur asin, camilan gurih dengan cita rasa khas yang digemari berbagai kalangan. Produk ini dibuat dari telur bebek pilihan yang diasinkan melalui proses tradisional, lalu diolah kembali menjadi kerupuk renyah dengan kualitas rasa yang terjaga.

“Dulu hanya jual telur asin biasa, sekarang alhamdulillah sudah ada kerupuk telur asin juga. Pembeli suka karena rasanya beda dan lebih praktis,” ujar Ibu Jamilah.

Proses produksi sebagai berikut:

Telur bebek diperoleh dari peternak lokal di sekitar Wagir. Proses pengasinan dilakukan secara tradisional menggunakan campuran garam dan tanah liat merah selama beberapa hari. Untuk kerupuk, telur asin yang sudah matang diolah kembali dengan adonan khusus, lalu dikeringkan dan digoreng hingga renyah.

Harga Produk sendiri sebagai berikut:

Telur asin: Rp3.000 - Rp4.000 per butir

Kerupuk telur asin: Rp 9.000 untuk kemasan 100 gram

Produk dipasarkan melalui penjualan langsung, titip di warung, serta promosi lewat media sosial misal dengan bergbung di website toko desa dan jaringan mitra usaha lainnya.

“Sekarang pemasaran sudah dibantu online, jadi pembeli bukan hanya dari Wagir, tapi juga luar kecamatan,” ibu Jamilah.

Dengan inovasi dan semangat wirausaha, UMKM telur asin dan kerupuk telur asin milik Ibu Jamilah diharapkan terus berkembang dan menjadi salah satu produk unggulan dari Kecamatan Wagir.