Masalah Asupan Gizi Selama Ramadan, Ahli Ingatkan Pentingnya Pola Makan Seimbang

makanan bergizi bulan puasa

Masalah Asupan Gizi Selama Ramadan, Ahli Ingatkan Pentingnya Pola Makan Seimbang

Selama bulan Ramadan, permasalahan asupan makanan bergizi kembali menjadi perhatian. Sejumlah ahli gizi menyoroti kebiasaan masyarakat yang cenderung mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak saat berbuka puasa, sementara kebutuhan serat dan protein sering kali terabaikan.

Berdasarkan imbauan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, pola makan saat puasa tetap harus memenuhi prinsip gizi seimbang. Namun, di lapangan masih banyak masyarakat yang memilih gorengan, minuman manis, dan makanan instan sebagai menu utama berbuka. Kebiasaan ini berisiko menyebabkan lonjakan gula darah, rasa lemas, serta gangguan pencernaan akibat kurangnya konsumsi sayur dan buah.

Sejumlah laporan media nasional seperti ANTARA juga menyoroti meningkatnya keluhan sembelit dan gangguan lambung selama Ramadan. Hal ini dipicu oleh perubahan pola makan yang drastis serta kurangnya asupan cairan.

Para ahli mengimbau masyarakat untuk memperbanyak konsumsi karbohidrat kompleks, protein, sayur, buah, serta mencukupi kebutuhan air putih saat sahur dan berbuka. Dengan perencanaan menu yang tepat, ibadah puasa tetap dapat dijalankan tanpa mengabaikan kesehatan tubuh.