Penertiban Besar-Besaran di Blok M: Trotoar Jaksel Steril dari Parkir Liar dan PKL

Kawasan Blok M ditata ulang! Simak info penertiban trotoar dari parkir liar dan PKL demi kenyamanan pejalan kaki dan pengguna MRT di Jakarta Selatan.

Penertiban Besar-Besaran di Blok M: Trotoar Jaksel Steril dari Parkir Liar dan PKL
Suasana trotoar di kawasan Blok M yang kini tampak lebih rapi dan nyaman bagi pejalan kaki setelah dilakukan penertiban rutin oleh tim gabungan.
Penertiban Besar-Besaran di Blok M: Trotoar Jaksel Steril dari Parkir Liar dan PKL
Penertiban Besar-Besaran di Blok M: Trotoar Jaksel Steril dari Parkir Liar dan PKL

Jakarta Selatan – Kawasan Blok M kini menjadi fokus utama dalam agenda penataan kota di awal Februari 2026. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui jajaran Satpol PP dan Dinas Perhubungan Jakarta Selatan resmi menggelar aksi penertiban intensif di titik-titik krusial pusat keramaian tersebut. Langkah ini diambil guna memastikan ruang publik tetap berfungsi sebagaimana mestinya bagi para pejalan kaki.

Fokus Utama Sterilisasi Jalur Pedestrian

Penataan ini menyasar jalan-jalan strategis di sekitar Terminal Blok M, area pusat perbelanjaan, hingga kawasan kuliner yang selama ini dikenal sangat padat pengunjung. Petugas melakukan sterilisasi trotoar yang sering kali disalahgunakan sebagai lahan parkir motor ilegal dan area berdagang yang tidak pada tempatnya. Kondisi ini sebelumnya dikeluhkan warga karena menghalangi akses menuju moda transportasi publik utama di wilayah tersebut.

Sanksi Tegas Bagi Pelanggar di Lapangan

Dalam operasi kali ini, petugas tidak ragu untuk mengambil tindakan represif guna memberikan efek jera. Mulai dari operasi cabut pentil di tempat bagi kendaraan yang parkir sembarangan hingga pengangkutan paksa menggunakan truk derek menuju tempat penampungan resmi. Langkah tegas ini sangat diperlukan untuk menjamin keselamatan pejalan kaki serta memastikan jalur pemandu bagi penyandang disabilitas (yellow box) tidak tertutup oleh objek apa pun.

Penataan PKL demi Kenyamanan Bersama

Selain penanganan parkir liar, tim gabungan juga melakukan penataan terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di zona merah atau bahu jalan. Pihak berwenang menekankan bahwa penertiban ini bukan bertujuan mematikan ekonomi warga, melainkan untuk mengatur agar aktivitas perdagangan tidak merugikan kenyamanan publik. Penataan ini memastikan arus penumpang MRT dan TransJakarta di kawasan Blok M tetap lancar tanpa hambatan fisik di trotoar.

Harapan untuk Wajah Baru Blok M

Melalui pengawasan yang diperketat secara rutin, diharapkan kawasan legendaris di Jakarta Selatan ini dapat tampil lebih rapi, bersih, dan modern. Keberhasilan sterilisasi ini sangat bergantung pada dukungan masyarakat untuk mulai membudayakan parkir di tempat resmi yang tersedia di dalam gedung. Dengan tertatanya kawasan Blok M, Jakarta Selatan kembali membuktikan komitmennya sebagai wilayah yang ramah bagi pejalan kaki dan tertib secara administrasi.