BBM Batal Naik, Begini Kondisi SPBU di Jakarta Hari Ini

Kondisi SPBU di Jakarta tetap normal setelah pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga BBM per 1 April 2026. Aktivitas pengisian berjalan lancar tanpa lonjakan antrean, sementara masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menggunakan BBM sesuai kebutuhan.

BBM Batal Naik, Begini Kondisi SPBU di Jakarta Hari Ini

JAKARTA — Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jakarta terpantau tetap beroperasi normal setelah pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 April 2026.

Pantauan di beberapa lokasi menunjukkan aktivitas pengisian berjalan seperti biasa. Di kawasan Tanjung Barat, antrean kendaraan roda dua terlihat cukup ramai, meski tidak sampai menimbulkan kepadatan berlebih. Sementara itu, antrean mobil relatif singkat.

Berbeda dengan itu, kondisi di SPBU wilayah Pasar Minggu justru cenderung lengang. Baik kendaraan roda dua maupun roda empat tidak terlihat antre panjang. Hal serupa juga terjadi di kawasan Kalibata, di mana antrean masih dalam batas wajar dan tidak menunjukkan lonjakan signifikan.

Situasi ini terjadi setelah PT Pertamina (Persero) memastikan tidak ada perubahan harga BBM, baik untuk jenis subsidi maupun nonsubsidi. Kebijakan tersebut diambil sebagai tindak lanjut arahan pemerintah di tengah fluktuasi harga minyak dunia.

Pihak Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Masyarakat diminta menggunakan BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap terjaga dan tidak menimbulkan kepanikan di lapangan.

Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara menyampaikan bahwa harga BBM masih dipertahankan dan ketersediaan stok dalam kondisi aman. Hal ini juga diperkuat dengan pernyataan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral yang menyebutkan bahwa evaluasi harga BBM nonsubsidi masih akan dibahas lebih lanjut dengan mempertimbangkan kondisi global.

Adapun harga BBM yang berlaku di wilayah DKI Jakarta per 1 April 2026 masih tetap, di antaranya Pertalite Rp10.000 per liter, Solar Rp6.800 per liter, Pertamax Rp12.300 per liter, hingga Pertamina Dex Rp14.500 per liter.

Dengan kondisi tersebut, aktivitas di SPBU hingga saat ini masih berjalan stabil tanpa adanya lonjakan pembelian yang signifikan dari masyarakat.