BNPB Laporkan Sejumlah Bencana Hidrometeorologi Terjadi di Berbagai Daerah pada 11 Mei 2026
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sejumlah bencana hidrometeorologi terjadi di beberapa wilayah Indonesia pada 11 Mei 2026. Salah satu kejadian banjir terjadi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, yang merendam ratusan rumah warga akibat hujan deras dan luapan air.
KENDARI — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sejumlah kejadian bencana hidrometeorologi di berbagai daerah Indonesia hingga Senin, 11 Mei 2026. Salah satu kejadian banjir dilaporkan terjadi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, tepatnya di Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga.
Banjir terjadi pada Jumat, 8 Mei 2026 sekitar pukul 14.15 WITA setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Tinggi muka air dilaporkan mencapai sekitar satu meter dan mengakibatkan ratusan rumah warga terdampak genangan.
Berdasarkan data BNPB, sedikitnya 178 kepala keluarga atau 317 jiwa terdampak akibat banjir tersebut. Selain merendam 153 unit rumah, banjir juga memengaruhi satu fasilitas ibadah dan dua fasilitas pendidikan di wilayah terdampak.
BPBD Kota Kendari bersama tim gabungan telah melakukan kaji cepat, pemantauan kondisi banjir, evakuasi warga, serta distribusi bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak. Hingga Minggu, 10 Mei 2026, kondisi banjir dilaporkan mulai berangsur surut meskipun petugas masih bersiaga untuk mengantisipasi potensi banjir susulan.
BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama masa peralihan musim. Pemerintah daerah juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk memastikan sistem peringatan dini dan jalur evakuasi berjalan optimal guna meminimalkan dampak bencana di wilayah rawan banjir.