Lonjakan Wisatawan ke Pangandaran Saat Lebaran 2026 Tingkatkan Optimisme Target PAD
Kunjungan wisatawan ke kawasan wisata Pangandaran selama libur Lebaran 2026 mengalami peningkatan signifikan hingga mendekati 500 ribu orang. Lonjakan ini berdampak positif terhadap pendapatan daerah dari sektor pariwisata dan membuat pemerintah daerah optimis target PAD sebesar Rp15 miliar dapat tercapai.
Jakarta - Lonjakan jumlah wisatawan terjadi di berbagai objek wisata di Kabupaten Pangandaran selama periode libur Lebaran 2026. Berdasarkan data yang dihimpun pemerintah daerah, jumlah kunjungan wisatawan hingga akhir masa libur mencapai hampir 500 ribu orang. Angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sekaligus menandakan bahwa Pangandaran masih menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu liburan Lebaran.
Beberapa destinasi wisata unggulan yang menjadi tujuan utama wisatawan antara lain Pantai Pangandaran, Pantai Batukaras, Pantai Karapyak, Pantai Madasari, Pantai Batuhiu, hingga Green Canyon. Dari seluruh destinasi tersebut, Pantai Pangandaran masih menjadi lokasi dengan jumlah kunjungan tertinggi, disusul oleh Batukaras dan Karapyak. Tingginya minat wisatawan ini dipengaruhi oleh akses yang semakin mudah, fasilitas wisata yang semakin lengkap, serta momentum libur panjang Lebaran yang dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata bersama keluarga.
Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah wisatawan memberikan dampak positif terhadap pendapatan daerah. Hingga saat ini, pendapatan dari sektor pariwisata selama libur Lebaran telah mencapai sekitar Rp9 miliar. Angka tersebut berasal dari retribusi masuk objek wisata, parkir, serta aktivitas ekonomi yang berkembang di kawasan wisata.
Meski demikian, pemerintah daerah masih menunggu hasil rekapitulasi dari sektor pajak hotel dan restoran yang diperkirakan akan menambah nilai pendapatan secara signifikan. Hasil akhir dari perhitungan tersebut direncanakan akan diumumkan pada pertengahan April 2026 setelah seluruh data terkumpul dan diverifikasi. Pemerintah daerah optimis total pendapatan dari sektor pariwisata dapat mencapai target sebesar Rp15 miliar.

Selain berdampak pada pendapatan daerah, lonjakan wisatawan juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat lokal. Pelaku usaha seperti pedagang kuliner, penyedia jasa penginapan, penyewaan kendaraan, hingga operator wahana wisata turut merasakan peningkatan pendapatan selama musim liburan. Kondisi ini memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar yang menggantungkan penghasilan dari sektor pariwisata. Pemerintah Kabupaten Pangandaran juga melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan, seperti penataan parkir, pengaturan lalu lintas, serta peningkatan pengamanan di kawasan wisata. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan pengunjung serta menjaga keamanan selama masa liburan berlangsung.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengimbau wisatawan untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan, mematuhi aturan keselamatan, serta mengikuti arahan petugas selama berada di kawasan wisata. Hal ini penting untuk memastikan kegiatan wisata tetap berjalan aman dan nyaman bagi semua pengunjung. Dengan meningkatnya jumlah wisatawan dan perputaran ekonomi selama libur Lebaran, Pemerintah Kabupaten Pangandaran semakin optimis bahwa sektor pariwisata akan terus menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Momentum ini juga diharapkan dapat menjadi evaluasi dan bahan perbaikan pelayanan wisata di masa mendatang.
Sepdiyan Irdia F