Rupiah Melemah, Sentuh Rp17.662 per Dolar AS
Rupiah dibuka melemah ke Rp17.662 per dolar AS akibat tekanan global dan penguatan dolar Amerika Serikat di pasar internasional.
Guetilang.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada pembukaan perdagangan Senin (18/5/2026). Rupiah tercatat menyentuh level Rp17.662 per dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg, pelemahan rupiah mencapai 65 poin atau sekitar 0,37 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Kondisi ini terjadi di tengah tekanan terhadap mayoritas mata uang Asia yang juga mengalami pelemahan terhadap dolar AS.

Beberapa mata uang Asia yang ikut melemah antara lain yen Jepang, dolar Singapura, won Korea Selatan, ringgit Malaysia, hingga baht Thailand. Sementara itu, mata uang Eropa bergerak bervariasi terhadap dolar AS, dengan euro dan pound sterling tercatat menguat tipis.
Pelemahan rupiah dipengaruhi oleh menguatnya indeks dolar AS akibat sentimen global, termasuk kondisi geopolitik internasional dan ekspektasi kebijakan suku bunga Amerika Serikat. Selain itu, kenaikan harga minyak dunia juga dinilai memberi tekanan tambahan terhadap nilai tukar rupiah.
Sejumlah analis memperkirakan pergerakan rupiah masih akan berada dalam tekanan dalam beberapa waktu ke depan. Meski demikian, Bank Indonesia diperkirakan terus melakukan langkah stabilisasi untuk menjaga nilai tukar tetap terkendali.