Ditengah Memanasnya Konflik Timur Tengah, Pemerintah Diminta Siaga Lindungi PMI

Konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran memicu kekhawatiran terhadap keselamatan PMI. Pemerintah diminta memperkuat perlindungan dan pemantauan pekerja migran Indonesia di wilayah tersebut.

Ditengah Memanasnya Konflik Timur Tengah, Pemerintah Diminta Siaga Lindungi PMI
Sumber: Youtube Kompas TV Jawa Tengah
Ditengah Memanasnya Konflik Timur Tengah, Pemerintah Diminta Siaga Lindungi PMI

Guetilang.com, Ketegangan konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran di kawasan Timur Tengah dalam beberapa hari terakhir terus meningkat. Kondisi ini memicu kekhawatiran terhadap keselamatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di wilayah tersebut. Memanasnya konflik di Timur Tengah ini berdampak langsung pada keamanan ratusan ribu Pekerja Migran Indonesia yang bekerja di kawasan tersebut.

Migrant Care meminta pemerintah Indonesia bertindak lebih cepat dan sigap. Mereka mendorong agar pemerintah menyediakan saluran informasi dan pengaduan yang mudah diakses, memperbarui data PMI secara rutin, serta menyiapkan langkah perlindungan jika situasi semakin memburuk. Ada pula usulan agar pengiriman pekerja baru ke daerah rawan konflik dihentikan sementara demi mengurangi risiko.

                                   Sumber: Youtube Kompas TV Jawa Tengah

Merespons hal itu, pemerintah melalui Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia meningkatkan pengawasan terhadap PMI di kawasan terdampak. Pemerintah juga berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan perwakilan Indonesia di sejumlah negara antara lain Riyadh, Teheran, Doha dan Abu Dhabi untuk memantau perkembangan situasi setiap hari serta menyiapkan langkah darurat jika dibutuhkan.

Langkah yang dilakukan antara lain membentuk tim pemantau khusus, memetakan wilayah yang dianggap berisiko, memperkuat layanan pengaduan, dan mengimbau PMI agar menjauhi area konflik serta mencari tempat yang lebih aman. Pemerintah juga menyatakan siap melakukan evakuasi dan menunda penempatan pekerja ke wilayah yang dinilai berbahaya. Baik pemerintah maupun lembaga masyarakat sepakat bahwa keselamatan PMI harus menjadi prioritas utama di tengah situasi yang belum menentu ini.

 

 Sumber: kompas.tv dan sin po.id