Kementerian Haji Targetkan Proses Visa Jamaah Haji Rampung Awal Maret
Jakarta, Indonesia — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menegaskan bahwa proses penerbitan visa bagi calon jamaah haji reguler tahun 1447 H/2026 M terus dipacu dan ditargetkan selesai pada awal Maret 2026, menjelang puncak penyelenggaraan ibadah haji.
Direktur Jenderal Pelayanan Haji Kemenhaj, Ian Heriyawan, menyatakan bahwa tim yang terdiri dari 85 personel bekerja intensif 24 jam nonstop dalam memproses dokumen pemvisaan. Hingga kini, tercatat sekitar 162 ribu dokumen jamaah telah diproses, sementara sekitar 40 ribu sisanya masih dalam penyelesaian. Untuk visa yang sudah dicetak sendiri telah mencapai lebih dari 57 ribu, menurut data internal Kemenhaj.
Ian mengakui bahwa berbagai tantangan teknis turut dihadapi, termasuk keterbatasan koneksitas sistem dengan pihak Arab Saudi serta kebutuhan sinkronisasi paket layanan akomodasi jamaah, yang menjadi bagian penting dalam proses penerbitan visa. Belum lagi permintaan mutasi atau perpindahan kloter dari jamaah yang sempat mempengaruhi stabilitas daftar kloter yang sudah terbentuk. Untuk itu, Kemenhaj telah membatasi proses mutasi tersebut beberapa waktu terakhir guna menjaga kelancaran tahapan administrasi.
Meskipun proses pemvisaan bersamaan dengan bulan suci Ramadan, Ian menyatakan bahwa hal tersebut tidak menghambat progres tim visa, justru menambah semangat kerja tim untuk menyelesaikan seluruh tahapan sesuai target. Ia optimistis bahwa seluruh proses akan rampung awal Maret atau bahkan lebih cepat jika koordinasi teknis dengan pihak Arab Saudi berjalan baik.
Sementara itu, penyelesaian visa jamaah menjadi langkah penting untuk keberangkatan jamaah ke Tanah Suci, mengingat Arab Saudi telah menetapkan jadwal resmi pelaksanaan haji tahun ini, dengan jamaah diperkirakan mulai tiba di Arab Saudi pada bulan April mendatang