Menjelang Ramadhan : Polres Malang Siagakan Pos Pengamanan Jelang Mudik Lebaran
Polres Malang Siagakan 8 Pos Pengamanan untuk Kelancaran Mudik Lebaran
Menjelang arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, Kepolisian Resor (Polres) Malang memastikan kesiapan penuh dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan mendirikan delapan pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di berbagai titik strategis di wilayah Kabupaten Malang.
Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, menegaskan bahwa keberadaan pos-pos tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang difokuskan untuk mengamankan arus mudik, masa libur Lebaran, hingga arus balik. Operasi ini berlangsung selama periode pertengahan Maret 2026 dan melibatkan personel gabungan untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat.
Delapan pos yang disiagakan terdiri dari berbagai jenis layanan, yakni satu pos terpadu, satu pos pelayanan, beberapa pos pengamanan, serta satu pos polisi bergerak (mobile). Pos terpadu ditempatkan di kawasan Karanglo, Singosari, yang menjadi pusat koordinasi pengamanan karena berada di jalur utama dan akses keluar tol. Sementara itu, pos pelayanan berada di Jalur Lingkar Barat (Jalibar), Kepanjen, untuk membantu pemudik yang melintasi jalur alternatif.
Adapun pos pengamanan didirikan di sejumlah titik rawan kepadatan dan jalur wisata, seperti Karangploso, Gubugklakah (akses menuju Gunung Bromo), Slorok, Kendalpayak, hingga Jalur Lintas Selatan (JLS) di Bantur. Selain itu, satu unit pos mobile disiapkan untuk melakukan patroli di jalur-jalur yang berpotensi mengalami kemacetan, seperti Karanglo–Karangploso dan beberapa ruas penghubung lainnya.
Kapolres menjelaskan bahwa setiap pos memiliki fungsi yang berbeda sesuai kebutuhan di lapangan, mulai dari pengaturan lalu lintas, penyediaan informasi perjalanan, hingga penanganan kondisi darurat. Kehadiran pos ini diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi tempat bantuan cepat bagi para pemudik yang mengalami kendala selama perjalanan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan, termasuk layanan darurat call center 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam. Layanan ini memungkinkan pemudik untuk melaporkan kejadian atau meminta bantuan secara cepat kepada pihak kepolisian.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, Polres Malang berharap arus mudik dan balik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri bersama keluarga tanpa hambatan berarti.
Zahra Putri Rahmaningtyas