Antusias Warga Malang Padati Pasar Takjil di Taman Krida Budaya
Ribuan warga memadati bazar Ramadhan yang digelar di Taman Krida Budaya Soekarno-Hatta. Kegiatan yang menjadi ruang berkumpulnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
Malang — Suasana Ramadan 1447 H di Kota Malang kali ini menghadirkan semarak baru di Pasar Takjil Taman Krida Budaya Soekarno-Hatta. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang tersebar di sepanjang trotoar Soekarno-Hatta, pasar takjil kini direlokasi sepenuhnya ke dalam kawasan taman budaya sehingga lebih tertata, aman, dan menarik minat ribuan pengunjung setiap sore menjelang waktu berbuka puasa.
Pemerintah Kota Malang menjadikan penataan ini sebagai bagian dari strategi optimalisasi aset daerah sekaligus memberikan ruang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha mereka di bulan suci. Perubahan ini juga bertujuan mengurai kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Soekarno-Hatta serta menciptakan pengalaman ngabuburit yang lebih nyaman bagi warga.

Sumber: Loyal Trip Adventure
Sejak sore hari, ribuan warga dari berbagai kalangan — mulai pelajar dan mahasiswa hingga keluarga lokal — memadati area bazar. Banyak pengunjung tiba sejak pukul 16.00 WIB untuk menjelajah aneka takjil, kuliner tradisional, minuman segar, hingga camilan kekinian yang menjadi tren di Ramadan 2026. Semerbak aroma gorengan, kolak, dan kopi susu khas Malang menjadi daya tarik utama yang terus mengundang kunjungan ramai pada setiap stan UMKM yang tersedia.
Selain menu tradisional seperti kolak pisang, es campur, dan gorengan, bazar tahun ini juga banyak menawarkan pilihan kuliner modern yang tengah tren. Pengunjung dapat memilih dari makanan seperti dimsum,burger hingga dessert kekinian sesuai kebutuhan generasi muda tanpa mengurangi pilihan makanan tradisional.

Antusias Masyarakat Berburu Takjil
Dengan antusias yang tinggi dari masyarakat dan respons positif dari para pelaku UMKM, Pasar Takjil di Taman Krida Budaya Soekarno-Hatta bisa menjadi tempat para pelaku usaha mencari rezeki di bulan ramadhan dan juga menjadi tempat untuk masyarakat ngabuburit menunggu waktu berbuka.