Jalur Pantura Pemalang–Tegal Sempat Tergenang, Arus Lalin Berangsur Normal
Tim Siaga Bhayangkara dari Polres Pemalang melakukan pengamanan sekaligus pengaturan lalu lintas di jalur perbatasan antara Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Tegal yang terdampak genangan air akibat luapan Sungai Plawangan di wilayah Lawangrejo.
Kapolres Pemalang, Rendy Setia Permana, menjelaskan bahwa genangan setinggi kurang lebih 20 sentimeter di jalur Pantura perbatasan Pemalang–Tegal mulai terjadi sejak sabtu (27/2) dini hari akibat tingginya curah hujan di wilayah Pemalang. Meski kendaraan masih dapat melintas, kondisi tersebut sempat menyebabkan antrean dan kepadatan arus lalu lintas.
Untuk menjamin keselamatan dan kelancaran pengguna jalan, pihak kepolisian menerjunkan Tim Siaga Bhayangkara dari Polres dan Polsek Pemalang. Selain mengatur lalu lintas, personel juga melakukan patroli jalan kaki guna memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di sepanjang titik genangan yang membentang sekitar 100 meter.
Dalam pemantauan tersebut, petugas menemukan beberapa kendaraan roda dua dan roda empat yang mengalami mogok saat melewati genangan air. Berkat kesiapsiagaan di lokasi, tim langsung membantu proses evakuasi kendaraan yang terdampak.
Rendy menambahkan, genangan air berangsur surut pada siang hari sehingga arus kendaraan dari arah Pemalang maupun Tegal kembali berjalan normal. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat berkendara dan segera melapor apabila menghadapi kondisi darurat di jalan. Untuk keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan call center Polri di nomor 110 guna memperoleh bantuan dengan cepat.
widiyastomo