Makam Tuan Guru Loning Ramai Peziarah, Kawasan Steril dari Pedagang saat Ramadan
Makam Tuan Guru Loning di Kemiri ramai peziarah. Saat Ramadan, kawasan makam disterilkan dari pedagang demi menjaga kekhusyukan ibadah dan ketertiban.
Guetilang.com - Kompleks makam Tuan Guru Loning di Desa Loning, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, menjadi salah satu tujuan ziarah religi yang rutin didatangi peziarah dari berbagai daerah, baik dari dalam Purworejo maupun luar Pulau Jawa.
Tokoh yang dimakamkan di lokasi tersebut adalah KH. RM. Mansyur Muhyidin Ar-Rofi’i, ulama yang dikenal sebagai Tuan Guru Loning.
Ia tercatat berdakwah dan mengembangkan ajaran Islam di wilayah Loning melalui masjid dan pondok pesantren yang didirikannya.
Selain mengajarkan Al-Qur’an dan kitab-kitab keislaman, ia juga dikenal sebagai mursyid Thariqah Syathoriyah yang melanjutkan kepemimpinan tarekat dari Simbah Alim Bulus.

Di luar bulan Ramadan, kawasan pelataran masjid dan makam biasanya dipenuhi pedagang yang mayoritas merupakan warga sekitar.
Aktivitas perdagangan tersebut turut menggerakkan perekonomian masyarakat setempat melalui penjualan makanan, minuman, serta kebutuhan peziarah.

Namun, memasuki bulan Ramadan, area kompleks makam diberlakukan penataan khusus. Para pedagang tidak diperkenankan berjualan di pelataran agar suasana ibadah dan kekhusyukan ziarah tetap terjaga. Kawasan makam pun dijaga steril dari aktivitas perdagangan selama bulan suci.
Penataan ini dilakukan setiap Ramadan sebagai upaya menjaga ketertiban, kenyamanan, dan kesakralan kawasan religi yang menjadi salah satu destinasi ziarah di Kecamatan Kemiri tersebut.