Tindak Lanjut Kegiatan Pemetaan Program Kerja atas MOU Triple Helix yang Telah Ditandatangani
Sebanyak 12 SMK di Malang Raya resmi menindaklanjuti kerja sama MOU Triple Helix melalui pemetaan program kerja berbasis Hospitality dan TKJ/Fiber Optic. Program ini difokuskan pada digitalisasi, penguatan sertifikasi kompetensi, serta penetapan Kelurahan Losari sebagai lokasi uji coba project “Warga Digital” guna mencetak lulusan SMK yang unggul dan siap kerja.
Malang, 26 Februari 2026 — Tindak lanjut kegiatan pemetaan program kerja atas MOU Triple Helix yang telah ditandatangani digelar pada Kamis (26/2) pukul 10.00–11.45 WIB bersama jajaran pimpinan industri, akademisi, dan perwakilan SMK se-Malang Raya. Pertemuan ini dihadiri CEO Cybers Group, HRD, perwakilan Wirapindo, serta 12 SMK yang telah berkomitmen dalam gelombang (batch) pertama kerja sama.
Dalam rapat tersebut disepakati bahwa sebanyak 12 SMK resmi bergabung pada tahap awal implementasi program. Fokus pengembangan dibagi ke dalam dua klaster utama, yakni bidang Hospitality yang diikuti 10 SMK di Kabupaten Malang serta bidang Teknologi Komputer dan Jaringan (TKJ)/Fiber Optic yang melibatkan 2 SMK di Kota Malang. Program ini bertujuan menciptakan lulusan SMK yang unggul, siap kerja, serta berorientasi pada kebutuhan industri dan digitalisasi, sehingga mampu terserap dunia kerja maupun membuka peluang usaha mandiri.
Peran strategis juga ditegaskan, di mana Wirapindo dan Cybers Group bertindak sebagai enabler, konektor, dan fasilitator yang menghubungkan SMK dengan Direktorat SMK, KP2MI, serta kementerian terkait. Pengembangan program akan dipusatkan di wilayah Malang Raya yang meliputi Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu, dengan alokasi energi pengembangan sebesar 60–70 persen.
Dalam aspek digitalisasi, sektor Hospitality akan didorong untuk mengadopsi sistem berbasis digital seperti pemesanan online, sementara dukungan infrastruktur Fiber Optic disiapkan untuk memperkuat transformasi tersebut. Sebagai langkah awal, Kelurahan Losari ditetapkan sebagai lokasi uji coba project program “Warga Digital” yang mencakup pemberdayaan petani cyber, peternak cyber, serta coffee shop sebagai tempat pemagangan siswa.
Selain itu, penguatan kompetensi siswa akan dilakukan melalui kolaborasi dengan 15 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) guna memastikan pengakuan kompetensi secara sektoral. Seluruh SMK juga diminta mengisi instrumen pemetaan data potensi melalui Google Form terkait jumlah siswa, guru, serta program yang telah berjalan. Penyesuaian kebutuhan masing-masing SMK akan dituangkan dalam dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS), sementara revisi dan distribusi ulang tautan instrumen tengah dalam proses.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta ekosistem pendidikan vokasi yang terintegrasi dengan industri, berbasis kebutuhan riil lapangan, serta mampu mendorong terwujudnya lulusan SMK yang kompeten dan berdaya saing di era digital.
Dalfaaf