Warkop Digital Indonesia Hubungkan UMKM Lintas Daerah: WEBINAR "Dari UMKM Lokal ke Digital Global: Rahasia Promosi dengan Bantuan AI”

Warkop Digital Indonesia sukses menggelar webinar interaktif bersama Dimas Adi mengenai pemanfaatan Canva AI untuk UMKM. Diikuti peserta dari berbagai daerah seperti Bandung hingga Balikpapan, acara ini membedah rahasia membuat website jualan dan desain profesional secara instan tanpa harus memiliki latar belakang sekolah desain. Solusi cerdas bagi UMKM untuk efisiensi biaya dan waktu di era digital.

Warkop Digital Indonesia Hubungkan UMKM Lintas Daerah: WEBINAR "Dari UMKM Lokal ke Digital Global: Rahasia Promosi dengan Bantuan AI”

MALANG – Perkembangan dunia digital menuntut pelaku UMKM untuk terus beradaptasi, terutama dalam hal visual branding. Menjawab tantangan tersebut, Warkop Digital Indonesia sukses menggelar webinar interaktif bertajuk pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) pada aplikasi Canva, Senin (23/02/2026).

Antusiasme Nasional dari Berbagai Daerah

Acara yang berlangsung secara daring melalui platform Zoom ini menunjukkan antusiasme luar biasa dari para pengelola dan komunitas Warkop Digital di berbagai wilayah Indonesia. Tercatat, peserta hadir secara aktif dari Bandung, Kalimantan Timur (Kaltim), Malang, Balikpapan, Yogyakarta, Purworejo, Jakarta, hingga Lawang.

Sepanjang acara, suasana berlangsung sangat interaktif. Para peserta mengikuti sesi dengan aktif, saling berbagi pengalaman dalam menggunakan fitur-fitur Canva, hingga berdiskusi mengenai penggunaan AI untuk mempercepat proses kreatif mereka di daerah masing-masing.

Bukan Lulusan Desain, Tapi Ahli Visual

Webinar kali ini menghadirkan Dimas Adi sebagai pembicara utama. Menariknya, Dimas bukanlah sosok dengan latar belakang pendidikan formal di bidang desain. Namun, kepiawaiannya dalam menciptakan visual yang estetik dan profesional membuktikan bahwa di era sekarang, skill dapat diasah melalui kemauan dan bantuan teknologi.

Dalam pemaparan materi awal, Dimas menekankan pentingnya kekuatan visual di era media sosial dan marketplace.

"Promosi saat ini sudah bergeser dari televisi dan radio ke medsos. Visual diproses 60.000 kali lebih cepat oleh otak, dan 94% kesan pertama konsumen dipengaruhi oleh desain visual," jelas Dimas.

Praktik Langsung: Rakit Website Lewat Prompt AI

Memasuki sesi inti, Dimas mempraktikkan langsung pembuatan website jualan ponsel menggunakan fitur AI di Canva. Dimas menunjukkan betapa mudahnya merancang landing page hanya dengan memasukkan perintah teks (prompt).

  • Langkah Mudah: Peserta diajarkan cara memberikan perintah untuk model desain awal, hingga meminta sistem menyediakan menu admin panel untuk pengeditan yang lebih praktis.
  • Fleksibilitas: Dimas mendemonstrasikan bahwa pembuatan website ini bisa dilakukan secara profesional baik melalui perangkat komputer maupun smartphone.
  • Warna Otomatis: Peserta juga diajarkan penggunaan AI untuk mengubah skema warna desain yang telah dibuat secara instan.

Selain aspek teknis, Dimas membedah alasan kuat mengapa UMKM wajib belajar AI, yakni demi efisiensi biaya, waktu, dan membantu pengambilan keputusan agar mampu bersaing di era digital.

Sesi Tanya Jawab: Tips "Prompting" dan Akun Pro

Sesi tanya jawab menjadi bagian paling dinamis. Sella, salah satu peserta, menanyakan tips agar perintah AI (prompt) yang dihasilkan bisa maksimal. Dimas menyarankan penggunaan bantuan AI lain untuk memperkaya referensi gambar guna memperjelas instruksi.

Menjawab pertanyaan mengenai perbedaan versi Free dan Pro, Dimas menjelaskan bahwa versi Pro memiliki tingkat kecerdasan yang lebih mendetail dalam menerjemahkan perintah pengguna. Ia juga memastikan bahwa website yang telah dibuat akan tetap permanen selama akun Canva pengguna tetap aktif.

Melalui webinar ini, Warkop Digital Indonesia berharap para pelaku usaha di berbagai daerah tidak lagi gagap teknologi dan mampu memanfaatkan AI untuk mendorong produk lokal menuju pasar global.