Pentingnya Pengajaran Praktik Kitchen Higienis di Sekolah Perhotelan untuk Ciptakan Tenaga Kerja Profesional dan Sehat

Pentingnya Pengajaran Praktik Kitchen Higienis di Sekolah Perhotelan untuk Ciptakan Tenaga Kerja Profesional dan Sehat

Guetilang.com, Jakarta Kesehatan menjadi aspek penting yang tidak dapat dipisahkan dari dunia perhotelan, terutama dalam pengelolaan dapur atau kitchen. Sebagai pusat pengolahan makanan yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan tamu, dapur hotel menuntut penerapan standar higienitas yang tinggi.

Penerapan praktik kitchen higienis perlu diajarkan sejak dini di sekolah, khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang memiliki jurusan Perhotelan atau Tata Boga. Tujuannya, agar siswa terbiasa bekerja secara bersih, aman, dan sesuai standar kesehatan yang berlaku di industri perhotelan.

Dalam praktik pembelajaran, siswa tidak hanya diajarkan teknik memasak, tetapi juga pentingnya menjaga sanitasi, kebersihan diri, peralatan, dan lingkungan dapur. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan sebelum bekerja, mengenakan seragam bersih, penutup kepala, dan sarung tangan menjadi dasar yang wajib diterapkan setiap kali praktik berlangsung.

Selain kebersihan pribadi, siswa juga dibekali pengetahuan tentang cara menjaga kebersihan peralatan dan bahan makanan. Peralatan dapur harus dicuci dengan benar, disimpan di tempat bersih, dan digunakan sesuai fungsinya. Begitu pula bahan makanan perlu dipilih dengan cermat, disimpan pada suhu tepat, serta dipisahkan antara bahan mentah dan matang untuk mencegah kontaminasi silang (cross contamination).

Melalui praktik langsung di sekolah, siswa diharapkan memahami bahwa kelalaian kecil dalam kebersihan dapat berdampak besar terhadap kesehatan konsumen. Oleh karena itu, materi tentang penyakit akibat makanan (foodborne disease) juga menjadi bagian penting dalam pembelajaran. Dengan pengetahuan tersebut, siswa dituntut untuk lebih bertanggung jawab terhadap setiap tahapan proses pengolahan makanan.

Guru berperan penting sebagai teladan penerapan standar kebersihan selama kegiatan praktik berlangsung. Disiplin yang diterapkan dalam pelatihan akan membentuk karakter kerja siswa agar terbiasa menjaga higienitas, baik di sekolah maupun di tempat kerja kelak.

Penerapan standar higienitas di lingkungan pendidikan menjadi bekal penting sebelum siswa terjun ke dunia kerja. Industri perhotelan modern menuntut tenaga kerja yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap kesehatan dan keselamatan kerja.

Lulusan yang telah terbiasa dengan praktik dapur higienis akan lebih siap menghadapi tantangan industri, sekaligus mampu menjaga reputasi tempat mereka bekerja. Dengan demikian, pengajaran praktik kitchen higienis di sekolah merupakan investasi jangka panjang dalam peningkatan mutu SDM dan kesehatan masyarakat.

Selain melindungi konsumen, praktik ini juga menanamkan karakter disiplin dan profesionalisme pada siswa. Sekolah pun memiliki peran strategis dalam mencetak tenaga kerja perhotelan yang sehat, bertanggung jawab, dan kompeten di bidangnya.