Mengenal Sesar Opak, Patahan Aktif di Balik Gempa Yogyakarta

Sesar Opak adalah patahan aktif di DIY sepanjang 45 km, pemicu gempa 2006 dan masih berpotensi sebabkan gempa dangkal.

Mengenal Sesar Opak, Patahan Aktif di Balik Gempa Yogyakarta

Guetilang.com - Sesar Opak merupakan patahan aktif sepanjang kurang lebih 45 kilometer yang membentang dari timur laut ke barat daya mengikuti aliran Sungai Opak. Jalurnya melintasi wilayah Sleman, Bantul, hingga Parangtritis.

Secara geologis, sesar ini menjadi batas antara dataran Yogyakarta dan perbukitan kapur Pegunungan Seribu, serta memotong dua zona utama, yakni Yogya Low dan Wonosari High. Sesar Opak termasuk jenis sesar geser sinistral dengan lebar zona sekitar 2,5 kilometer.

Patahan ini dikenal sebagai salah satu pemicu gempa bumi merusak pada 27 Mei 2006. Hingga kini, Sesar Opak masih tergolong aktif dan berpotensi menimbulkan gempa dangkal, sehingga terus dipantau oleh BMKG karena melintasi kawasan padat penduduk.

Salah satu jejak permukaan sesar ini dapat diamati di kawasan Sesar Opak Bukit Mengger (SOBM) di Bantul. Keberadaannya menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi gempa bumi di wilayah DIY.