Malioboro Ditargetkan Jadi Kawasan Pedestrian di Tahun 2026

Pemda DIY Targetkan Malioboro Bebas Kendaraan Bermotor dan Jadi Kawasan Pedestrian Tahun 2026

Malioboro Ditargetkan Jadi Kawasan Pedestrian di Tahun 2026
https://backpackerjakarta.com/bernostalgia-di-kawasan-malioboro-yogyakarta/

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) terus memantapkan rencana penataan Jalan Malioboro dengan menargetkan kawasan tersebut menjadi zona bebas kendaraan bermotor dan sepenuhnya ramah pejalan kaki pada 2026. Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi pengelolaan kawasan pariwisata strategis untuk meningkatkan kenyamanan serta kualitas aktivitas pejalan kaki di salah satu kawasan paling ikonik di Kota Yogyakarta.

Implementasi kebijakan tersebut sebelumnya sempat mengalami penundaan akibat perlunya penyesuaian dalam perencanaan dan penyediaan infrastruktur pendukung, mulai dari penyiapan kantong parkir, sistem pergerakan warga dan wisatawan, hingga penataan pedagang kaki lima (PKL). Namun, berdasarkan perencanaan terbaru yang tengah disusun Pemda DIY, Malioboro akan ditetapkan sebagai kawasan yang sepenuhnya bebas dari lalu lintas kendaraan bermotor guna memberikan ruang yang lebih luas bagi pejalan kaki, wisatawan, serta aktivitas seni dan budaya.

Langkah persiapan tidak hanya difokuskan pada pembatasan kendaraan, tetapi juga disertai berbagai kebijakan pendukung, seperti pengaturan parkir terpadu, penempatan PKL di lokasi yang lebih representatif, serta pengelolaan sistem mobilitas bagi pelaku usaha dan masyarakat sekitar. Dengan upaya tersebut, Malioboro diharapkan dapat menjadi kawasan yang lebih aman, nyaman, dan memiliki daya tarik yang kuat bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Transformasi kawasan Malioboro ini juga diharapkan mampu menekan tingkat kemacetan, mengurangi polusi udara, serta memperkuat citra Yogyakarta sebagai destinasi wisata budaya yang berkelanjutan dan berpihak pada pejalan kaki.