Geblek Purworejo dan Kulon Progo, Serupa Bentuk Berbeda Sajian
Geblek Purworejo dan Kulon Progo serupa bahan dan bentuk, beda penyajian: Purworejo dengan bumbu kacang, Kulon Progo tempe benguk.
Guetilang.com - Geblek menjadi salah satu kuliner tradisional yang cukup populer di wilayah perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Makanan berbahan dasar tepung tapioka atau pati singkong ini dikenal dengan bentuk khas menyerupai angka delapan, berwarna putih, dan memiliki cita rasa gurih setelah digoreng.
Secara tampilan dan bahan baku, geblek dari Purworejo dan Kulon Progo pada dasarnya tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Keduanya sama-sama dibuat dari adonan pati singkong yang dibumbui sederhana, kemudian dibentuk melingkar sebelum digoreng hingga matang.

Namun, perbedaan mencolok terlihat pada cara penyajiannya. Di Purworejo, geblek umumnya disajikan dengan tambahan bumbu kacang yang memberikan perpaduan rasa gurih dan sedikit manis. Bumbu kacang tersebut menjadi pelengkap yang memperkaya cita rasa geblek saat disantap sebagai camilan maupun teman minum teh.

Sementara itu, di Kulon Progo, geblek lebih dikenal sebagai pasangan tempe benguk. Tempe khas daerah tersebut terbuat dari kacang benguk dan memiliki tekstur serta aroma yang khas. Kombinasi geblek dan tempe benguk bahkan menjadi ikon kuliner Kulon Progo dan sering dijadikan oleh-oleh bagi wisatawan.

Meski hanya berbeda pada pendampingnya, kedua versi geblek ini tetap merepresentasikan kekayaan kuliner lokal yang tumbuh dari bahan sederhana. Keunikan penyajian di masing-masing daerah menunjukkan identitas dan tradisi yang terus dijaga oleh masyarakat setempat.
Dengan cita rasa yang khas dan harga yang terjangkau, geblek dari Purworejo maupun Kulon Progo tetap menjadi favorit masyarakat lintas generasi.