Mini Workshop Coaching Berbasis ICF Sukses Digelar, Dorong Pengembangan SDM dan Potensi Diri

Mini Workshop Coaching berbasis ICF sukses digelar secara daring dengan materi interaktif dan praktik langsung. Peserta antusias mendalami pengembangan diri dan peluang menjadi coach profesional.

Mini Workshop Coaching Berbasis ICF Sukses Digelar, Dorong Pengembangan SDM dan Potensi Diri
Mini Workshop Coaching Berbasis ICF Sukses Digelar, Dorong Pengembangan SDM dan Potensi Diri
Mini Workshop Coaching Berbasis ICF Sukses Digelar, Dorong Pengembangan SDM dan Potensi Diri
Mini Workshop Coaching Berbasis ICF Sukses Digelar, Dorong Pengembangan SDM dan Potensi Diri
Mini Workshop Coaching Berbasis ICF Sukses Digelar, Dorong Pengembangan SDM dan Potensi Diri
Mini Workshop Coaching Berbasis ICF Sukses Digelar, Dorong Pengembangan SDM dan Potensi Diri

Malang — Upaya pengembangan sumber daya manusia melalui pendekatan coaching terus mendapatkan perhatian. Hal ini tercermin dalam penyelenggaraan Mini Workshop bertajuk “Temukan Potensimu & Mulai Perjalanan Menjadi Master Coach” yang berlangsung secara daring melalui Zoom pada Rabu (15/4). Kegiatan yang berjalan selama 2,5 jam, mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB ini berlangsung lancar dan disambut dengan antusiasme tinggi dari para peserta.

Workshop ini diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa, profesional, hingga pelaku usaha, yang memiliki ketertarikan dalam pengembangan diri dan dunia coaching. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus eksplorasi potensi diri di tengah meningkatnya kebutuhan akan keterampilan komunikasi, empati, dan pemberdayaan individu.

Acara diawali dengan sesi pengenalan program e-learning Coaching Untuk Negeri, yang memberikan gambaran kepada peserta mengenai akses pembelajaran coaching secara berkelanjutan. Dalam sesi ini juga disampaikan bahwa peserta memiliki kesempatan untuk memperoleh sertifikat pada hari pelaksanaan, sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung.

Memasuki sesi utama, narasumber Basyrah Basir, PCC (Coach BasBas) selaku Founder & CEO Coaching Untuk Negeri menyampaikan materi secara interaktif, komunikatif, dan mudah dipahami. Dengan pengalaman lebih dari 29 tahun sebagai praktisi Sumber Daya Manusia (SDM) serta sertifikasi internasional dari International Coaching Federation (ICF), beliau membawakan materi yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif.

Materi yang disampaikan mencakup konsep dasar coaching berbasis ICF, pemahaman mengenai perbedaan coaching dengan mentoring, pelatihan, dan konseling, serta keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh seorang coach profesional. Pendekatan penyampaian yang interaktif membuat peserta tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga terlibat aktif melalui diskusi dan refleksi.

“Coaching bukan sekadar teknik, tetapi proses membantu seseorang menemukan potensi terbaik dalam dirinya serta mengambil langkah nyata untuk berkembang,” ujar Basyrah Basir dalam sesi pemaparannya.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Banyak peserta yang menunjukkan ketertarikan untuk lebih mendalami coaching, baik sebagai sarana pengembangan diri maupun sebagai peluang pengembangan karier di masa depan.

Sebagai bentuk penguatan pembelajaran, kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik coaching. Para peserta dibagi ke dalam beberapa breakout room untuk melakukan simulasi secara langsung. Dalam sesi ini, peserta berkesempatan untuk mempraktikkan teknik coaching seperti active listening dan powerful questioning, sehingga mampu memahami penerapan coaching secara nyata.

Metode pembelajaran yang menggabungkan teori dan praktik ini memberikan pengalaman yang lebih mendalam bagi peserta. Tidak hanya memahami konsep, peserta juga merasakan langsung bagaimana proses coaching berlangsung dalam situasi nyata.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta tidak hanya memperoleh wawasan baru, tetapi juga memiliki bekal awal untuk mengembangkan kompetensi sebagai coach profesional. Lebih dari itu, workshop ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya komunitas yang saling mendukung dan memberdayakan melalui pendekatan coaching.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan pengembangan diri dan soft skills di berbagai sektor, coaching dinilai menjadi salah satu pendekatan yang relevan dan berdampak dalam membangun individu yang adaptif, reflektif, dan berdaya saing.