Harga Aluminium Global Naik Tajam Seiring Ekspansi Kendaraan Listrik
Harga aluminium berjangka di pasar Inggris mengalami kenaikan ke level sekitar US$3.190 per ton, mencatat penguatan untuk sesi ketiga secara beruntun dan bertahan di dekat titik tertinggi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
Guetilang.com, Jakarta - Harga aluminium berjangka di pasar Inggris mengalami kenaikan ke level sekitar US$3.190 per ton, mencatat penguatan untuk sesi ketiga secara beruntun dan bertahan di dekat titik tertinggi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
Seperti kutipan Tradingeconomics, Rabu 14/1/2026, kenaikan harga didukung oleh pengetatan pasokan di seluruh produsen utama. Di negara Tiongkok, pihak berwenang menegaskan kembali upaya untuk mengekang kelebihan kapasitas logam untuk mengurangi tekanan deflasi Produksi diperkirakan akan melampaui batas 45 juta ton ditahun ini.

Kondisi tersebut mendorong pabrik-pabrik peleburan untuk membatasi laju pertumbuhan pada tahun 2026. Sementara itu, upaya perusahaan-perusahaan asal Tiongkok dalam memperluas kapasitas peleburan di Indonesia menghadapi berbagai kendala, terutama akibat meningkatnya biaya energi serta adanya risiko regulasi.
Di wilayah lain, tingginya harga listrik, gangguan peralatan, keterbatasan pasokan bauksit, serta meningkatnya ketegangan geopolitik telah memicu penutupan fasilitas produksi di Islandia, Mozambik, dan Australia. Sementara itu, permintaan aluminium tetap menunjukkan ketahanan, didorong oleh pertumbuhan sektor kendaraan listrik, pengembangan energi terbarukan, serta peningkatan investasi pada infrastruktur jaringan listrik.
Pada saat yang sama, tingkat persediaan aluminium di bursa masih berada di sekitar level terendah dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini meningkatkan sensitivitas pasar terhadap gangguan pasokan serta menopang stabilitas harga aluminium.
ayesha ahmad sudaysi