Warkop Digital Purworejo Kembangkan Budidaya Lele, Jadi Ruang Pemberdayaan Ibu-Ibu Desa

Warkop Digital Purworejo kembangkan budidaya lele bersama ibu-ibu Desa Dilem melalui iuran gotong royong untuk konsumsi dan pemberdayaan warga.

Warkop Digital Purworejo Kembangkan Budidaya Lele, Jadi Ruang Pemberdayaan Ibu-Ibu Desa
foto kolam ikan lele Ibu Sri pemilik Warkop Digital Purworejo

Purworejo - Tak hanya menjadi tempat berkumpul dan belajar, Warkop Digital Purworejo juga berkembang sebagai ruang produktif melalui budidaya ikan lele yang melibatkan warga sekitar, khususnya para ibu-ibu.

Budidaya lele ini berawal dari inisiatif Ibu Sri, pemilik Warkop Digital Purworejo, yang awalnya memelihara sekitar 200 ekor lele dalam skala kecil untuk konsumsi pribadi. Hasilnya cukup memuaskan, sehingga jumlah lele terus bertambah dan menarik perhatian warga sekitar.

Melihat potensi tersebut, para ibu-ibu Desa Dilem, Dusun Gentan, turut berpartisipasi dengan sistem iuran mingguan sebesar Rp1.000. Dana iuran digunakan untuk membeli bibit lele yang kemudian dibudidayakan di kolam milik Ibu Sri. Pengumpulan iuran dilakukan setiap malam Senin, yang sekaligus menjadi ajang berkumpul dan bersilaturahmi para ibu-ibu di Warkop Digital.

Saat ini, terdapat sekitar 1.500 ekor ikan lele yang dibudidayakan di tiga kolam. Setiap peserta iuran nantinya akan memperoleh sekitar lima kilogram ikan lele dalam waktu tiga bulan. Pembagian hasil direncanakan menjelang Hari Raya Idulfitri agar dapat dinikmati bersama keluarga.

Selain untuk program iuran warga, ikan lele hasil budidaya juga kerap dipesan untuk konsumsi pribadi maupun kebutuhan acara besar. Lele dijual dengan harga Rp22.000 per kilogram.

Dalam perawatannya, ikan lele diberi pakan dua kali sehari, dengan penggantian air kolam setiap dua minggu sekali. Air kolam juga ditambahkan vitamin untuk menjaga kesehatan ikan.

Ke depan, Ibu Sri berharap budidaya lele di Warkop Digital Purworejo dapat terus berkembang dengan penambahan jumlah kolam, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak warga.