Cybersjob Gelar Blusukan Online Latih Mahasiswa Agar Mudah Cari Kerja

Cybersjob Gelar Blusukan Online Latih Mahasiswa Agar Mudah Cari Kerja

Guetilang.com, Jakarta - Rendahnya angka penerimaan tenaga kerja dari kalangan fresh graduate atau lulusan baru menjadi persoalan serius bagi para pencari kerja. Karena hal itu berdampak pada makin bertambahnya angka pengangguran dari kelompok ini di Indonesia. 

Permasalahan ini menjadi alasan utama Talenthub Digital Indonesia (TDI) aktif menggelar blusukan online untuk menyapa mahasiswa dan lulusan baru dalam rangka mempersiapkan pengetahuan dan kemampuannya sebagai calon tenaga kerja yang professional dan siap pakai. 

Melalui Divisi Cybersjob, TDI menggelar Blusukan Online dengan tema pelatihan Etos Kerja bagi mahasiswa dalam program Studi Independen, pada Kamis (22/2/2024) . TDI menghadirkan Sandy Kusuma dari divisi Cybersjob menjadi mentor pada program blusukan online kali ini. 

Saat menyampaikan materi, Sandi Kusuma mengatakan, salah satu hal yang harus dimiliki oleh para pencari kerja adalah etos kerja yang tinggi agar orang lain akan memberikan penilaian positif. “Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan ilmu kepada mahasiswa sebagai persiapan dalam menghadapi dunia kerja nanti,” ujar Sandy.  

Materi utama yang digarisbawahi Sandy adalah tentang “Knowing Your Self”, atau kenali diri terlebih dahulu. “Mengenali diri sendiri bisa dilakukan dengan cara mengintropeksi diri sendiri atau meminta orang lain untuk melakukan kritik terhadap diri kita. Ketika kita sudah mengenali diri kita, kita dapat memperbaiki hal yang kurang baik yang ada dalam diri dan membuat branding baru mengenai diri kita,” ujar Sandy.

Jadi, menurut pakar ketenagakerjaan di bidang hospitality ini,  calon tenaga kerja harus mampu membangun motivasi diri, tetap optimis, dan menciptakan personal branding yang baik. “Karena sangat penting bagi calon pekerja ketika sudah memasuki dunia kerja. Bukan hanya Hard Skill yang dibutuhkan, tetapi juga Soft Skill,” kata Sandy menerangkan.

Pelatihan ini disambut hangat para peserta dari kalangan mahasiswa. Berbagai pertanyaan yang interaktif dengan mentor teriis bergulir disepanjang sesi pelatihan. Selain itu ada juga mahasiswa yang sharing pengalaman ketika bekerja di sebuah intansi.  

Yang pasti hal penting yang dipaparkan pada pelatihan ini adalah pengetahuan tentang cara berkomunikasi, time management, team work, leadership, problem solving, conflict management, dan stress management. Poin-poin ini yang diulas secara risci dan sangat menarik perhatian peserta. (***/ZKL)