Pemkab Malang Sebut Proyek Jalan Tol Malang - Kepanjen Menjadi Faktor Pertumbuhan Ekonomi Di Malang

Jalan Tol Malang - Kepanjen Menjadi Kunci Untuk Meningkatkan Ekonomi Di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang

Pemkab Malang Sebut Proyek Jalan Tol Malang - Kepanjen Menjadi Faktor Pertumbuhan Ekonomi Di Malang
Pemkab Malang Sebut Proyek Jalan Tol Malang - Kepanjen Menjadi Faktor Pertumbuhan Ekonomi Di Malang

MALANG - Pemerintah Kabupaten Malang terus berupaya mewujudkan proyek Jalan Tol Malang-Kepanjen. Realisasi proyek ini menjadi salah satu upaya pemerintah karena diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Komunikasi secara terbuka telah dilakukan dengan pemerintah pusat agar pembangunan dapat berjalan.

Beberapa langkah persiapan sedang berlangsung, termasuk survei langsung oleh tim dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).Penyusunan ulang studi kelayakan atau Feasibility Study (FS) menjadi bagian dari proses tersebut. Biaya pembangunan sebelumnya diperkirakan sekitar Rp 10 triliun, sehingga perlu adanya evaluasi lebih lanjut.

Perencanaan proyek pembangunan jalan tol ini ditargetkan sekitar 2026. Dengan demikian, pembangunan bisa dimulai pada 2027 dan rampung sesuai tempo yang telah di sepakati. Menurut Budiar Anwar (Sekda Kabupaten Malang), memaparkan pentingnya proyek ini untuk memperkuat infrastruktur dan mendukung peningkatan ekonomi khususnya di Malang dan sekitarnya.

Penyusunan Ulang Rencana Pembangunan

Seharusnya pembangunan bisa dilakukan sejak 2019 yang lalu, akan tetapi berbagai kendala yang menghambat pembangunan. Pandemi Covid-19 menjadi alasan utama terhambatnya pembangunan infrastruktur tersebut dan perlu pembentukan dan revisi trase tol yang sesuai.

Trase tol awal semula melintasi Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, dengan keluar tol di belakang Pasar Pakisaji. Hasil revisi baru akan mengarahkan tol dari Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, menuju ke selatan melewati Kecamatan Bululawang. Dari sana, tol akan melintas menuju bagian timur Pabrik Gula Krebet dan lurus menuju Gondanglegi.

Manfaat Ekonomi dan Sosial

Pemkab Malang menekankan bahwa proyek tol ini bukan hanya soal transportasi, tetapi juga strategi mengurangi tingkat kemiskinan khususnya di daerah Kepanjen, Kabupaten Malang. Dengan adanya infrastruktur yang maju, menjadi bentuk mobilitas orang dan barang semakin meningkat. Hal ini secara langsung dapat memacu perekonomian lokal khusunya bagi UMKM melalui peningkatan kunjungan bagi wisatawan.

Selain itu, tol ini akan mempermudah akses ke destinasi wisata di Kabupaten Malang. Peningkatan jumlah wisatawan diharapkan mendorong maju ekonomi masyarakat setempat. Secara keseluruhan, tol Malang-Kepanjen menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi yang maju.