Tragis, Bocah 4 Tahun di Sleman Tewas Tertabrak KA Gajayana Saat Bermain
SLEMAN, DIY– Insiden memilukan terjadi di Dusun Dogongan, Tirtomartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta pada Rabu pagi (25/3/2026). Seorang bocah laki-laki berusia empat tahun berinisial BA meninggal dunia setelah tertabrak (tertemper) Kereta Api (KA) Gajayana relasi Gambir–Malang.
Peristiwa tragis ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.53 WIB di kilometer 155+3/4, petak jalan antara Stasiun Maguwo dan Stasiun Brambanan.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian dan saksi di lokasi, sebelum kejadian korban diketahui sedang bermain di sekitar rumahnya. Lokasi kediaman korban memang berada cukup dekat dengan jalur rel kereta api.
Saat KA Gajayana melintas, korban diduga berada terlalu dekat dengan jalur rel sehingga benturan tidak terhindarkan. Ibu korban yang mengetahui kejadian tersebut segera menghampiri lokasi dan membawa anaknya kembali ke rumah sebelum akhirnya petugas kepolisian tiba.
Penyelidikan Polisi
Petugas dari Polsek Kalasan bersama tim Inafis Polresta Sleman telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan melengkapi administrasi laporan terkait kecelakaan tersebut.
Imbauan PT KAI
Merespons kejadian ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta menyampaikan rasa duka cita yang mendalam. Namun, mereka juga kembali memberikan peringatan keras kepada masyarakat.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menegaskan bahwa jalur kereta api adalah area steril yang hanya diperuntukkan bagi operasional kereta. Aktivitas dalam bentuk apa pun di sekitar jalur rel sangat berbahaya dan melanggar ketentuan hukum.
Source: Tempo, Kompas
Fahrezy Alwan