Kabar Gembira! Pemerintah Kota Samarinda sedang mencari kerja sama di bidang pendidikan dengan Amerika Serikat, dan ini membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk kuliah di negara tersebut.
Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyambut baik kesempatan kerja sama pendidikan dengan Amerika Serikat setelah pertemuan antara diplomat Amerika Serikat John Slover dengan Wali Kota Samarinda Andi Harun. Kerja sama ini masih dalam proses negosiasi dan akan dimulai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai dasar hukumnya. Salah satu prioritas utama yang dipromosikan adalah pengembangan SMA Prestasi Samarinda menjadi sekolah contoh yang berprestasi, tidak hanya di tingkat kota saja, tetapi juga di wilayah Kalimantan secara keseluruhan. Kerja sama yang dibahas meliputi pelatihan bagi guru, program yang diberikan kepada siswa, serta kesempatan untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi di Amerika Serikat, terutama di bidang teknologi, komputer, dan teknik. Semua rencana kerja sama tersebut bertujuan untuk membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendukung visi Samarinda sebagai kota yang bergerak di bidang perdagangan, industri, dan jasa.
Samarinda - Pemkot Samarinda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menyambut baik kesempatan kerja sama dengan Amerika Serikat di bidang pendidikan. Peluang itu muncul setelah pertemuan antara diplomat Amerika Serikat, John Slover, dengan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, pada hari Rabu tanggal 4 Februari.
Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda Asli Nuryadin serta Kepala Bagian Kerja Sama Pemkot Samarinda Idfi Septiani. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Samarinda, Asli Nuryadin, menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut hadir perwakilan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat yang bertugas mengembangkan sumber daya manusia, terutama di bidang pendidikan.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Amerika mengajukan beberapa program kerja sama. "Yang hadir adalah perwakilan Amerika melalui kedutaan besar, serta bagian yang menangani pengembangan SDM dan pendidikan," kata dia, Rabu (4/2). Ia mengatakan, Wali Kota Samarinda menyambut dengan baik tawaran tersebut dan memberi kesempatan untuk berkolaborasi lebih lanjut.
Namun, Asli menegaskan bahwa prosesnya tidak bisa langsung berjalan tanpa dasar hukum yang jelas. "Sesuai instruksi Bapak Wali, kerja sama tersebut nanti harus dimulai dengan memorandum of understanding." Teknis dan detailnya masih dalam proses penanganan oleh tim, jelasnya, pasti tidak hari ini.
Menurut Asli, salah satu hal yang ditekankan oleh Wali Kota adalah menjadikan SMA Prestasi Samarinda sebagai contoh atau sekolah yang bisa dicontoh. Sekolah itu dinilai punya kemungkinan besar untuk berkembang lebih luas, bukan hanya di tingkat kota saja.
"Pak Wali ingin SMA Prestasi menjadi juara, bukan hanya di Samarinda, tapi juga di seluruh Kalimantan," kata dia. Ia menjelaskan, bentuk kerja sama yang dibahas masih dalam tahap penyelidikan awal. Beberapa opsi yang muncul mencakup pelatihan untuk guru, program yang ditujukan bagi siswa, hingga kesempatan untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi di Amerika Serikat.
"Bisa jadi nanti ada program untuk guru, siswa, atau pihak universitas di Amerika yang sesuai dengan kebutuhan Samarinda," katanya singkat. Bidang-bidang studi yang dibahas mencakup teknologi, komputer, teknik, serta ilmu-ilmu yang mendukung visi Samarinda sebagai kota yang bergerak di bidang perdagangan, industri, dan jasa.
Asli menegaskan bahwa semua rencana akan diarahkan agar memberi manfaat nyata bagi pembangunan kota. "Prinsipnya Pak Wali sudah oke, dan tindak lanjutnya akan dibahas lebih lanjut sesuai kebutuhan dan kesiapan daerah,"
Sumber : Kaltimpostjawapost.com
M Rudi Arban