Bripka Nur Meiyanto mendampingi Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku

Bripka Nur Meiyanto mendampingi Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku
Proses Penyuntikan Sapi di Desa Roworejo Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung. Rabu (23/11/2022)

Guetilang.com Pesawaran. Polres Pesawaran dan Polsek Jajaran tetap melaksanakan pendampingan, pengawasan dan himbaun terkait penanganan Penyakit Mulut dan Kuku ( PMK ) di Desa Roworejo Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung. Rabu ( 23/11/2022 )

Kapolres Pesawaran Ajun Komisaris Besar Polisi Pratomo Widodo S.I.K.,M.Si ( Han ) memerintahkan kepada Kapolsek Jajaran untuk melakukan pendampingan dan pengawasan penanganan Penyakit Mulut dan Kuku ( PMK ) serta berkoordinasi dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pesawaran guna mencegah wabah penyakit mulut dan kuku menjelang natal dan tahun baru 2023.

Menyikapi hal tersebut, Kapolsek Gedong Tataan Komisaris Polisi Hapran ,S.H. melalui Bhabinkamtibmas Bripka Nur Meiyanto melakukan pendampingan dan pengawasan penanganan wabah penyakit mulut dan kuku ( PMK ) kepada masyarakat di Desa Roworejo yang mempunyai hewan ternak sapi.

Komisaris Polisi Hapran ,S.H. menjelaskan tujuan kegiatan ini merupakan langkah antisipasi pencegahan penularan penyakit mulut dan kuku ( PMK ) hewan ternak di wilayah hukum Polres Pesawaran terkhusus Polsek Gedong Tataan.

Bripka Nur Meiyanto dan Babinsa Kopda Solihin serta perangkat Desa Roworejo memberikan himbauan kepada masyarakat pemilik ternak untuk menjaga kebersihan kandang, penyemrotan desinfektan kandang, pemberian makan minum dan vitamin yang cukup.

Nur Meiyanto meminta kepada pemilik hewan tidak perlu khawatir akan kegiatan vaksin ini, justru sangat bermanfaat untuk kekebalan dan hewan ternak akan lebih terlindungi dari penyakit mulut dan kuku ( PMK ).

Sementara itu, Drh. Yanuar menyampaikan ciri -ciri dan gejala ringan hewan ternak terkena penyakit mulut dan kuku diantaranya lepuh ringan pada celah kuku, kondisi hewan lesu, tidak nafsu makan dan keluar air liur lebih banyak dari biasanya. Sedangkan hewan ternak yang terkena penyakit mulut dan kuku dengan gejala berat antara lain lepuh pada kuku sampai dengan kukunya lepas, pincang, tidak bisa berjalan dan hewan ternak sangat kurus.

" Apabila hewan ternaknya terdapat tanda - tanda yang mengarah pada gejala penyakit tersebut agar segera menyampaikan kepada perangkat desa atau petugas di lapangan untuk penanganan lebih lanjut oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pesawaran ", tegas Yanuar.

" Kegiatan ini akan terus dilakukan agar masyarakat dapat memahami gejala hewan ternak yang mengalami penyakit mulut dan kuku, juga memahami cara mencegah dan penanganannya ",tutup Yanuar.