Warkop Digital Karanganyar Resmi Diluncurkan, Dorong Transformasi Ekonomi Digital di Poncokusumo
Guetilang.com, Malang — Desa Karanganyar, Kecamatan Poncokusumo, resmi memiliki Warkop Digital bernama D’Creative Production sebagai pusat aktivitas ekonomi berbasis teknologi. Fasilitas ini diluncurkan pada Rabu (10/12/2025) oleh Dedi Yudianto, selaku inisiator program yang mendorong transformasi digital di kalangan UMKM dan masyarakat desa.
Acara peresmian berlangsung khidmat dan diwarnai prosesi potong tumpeng sebagai simbol dimulainya operasional Warkop Digital D’Creative Production. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Dekopinda Kabupaten Malang, Dwi Sucipto, S.H., M.Pd., dua perwakilan Pemerintah Desa Karanganyar yaitu Romli dan Riyanto, serta narasumber Erlin dan Ferdi.
Turut hadir pula sembilan ketua Koperasi Wanita (Kopwan) Poncokusumo, perwakilan pelaku UMKM, calon peserta Program Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), serta tim pendamping peserta magang Wilayah 3 dan Wilayah 5.

Dalam sambutannya, Dwi Sucipto menyampaikan apresiasi terhadap hadirnya Warkop Digital D’Creative Production sebagai bentuk nyata kolaborasi antara koperasi, pelaku UMKM, dan masyarakat desa dalam menghadapi era digital.
“Kehadiran Warkop Digital ini adalah terobosan penting bagi pengembangan koperasi dan UMKM di tingkat desa. Kami berharap fasilitas ini menjadi model pemberdayaan digital yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Desa Karanganyar menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut. Mereka menilai keberadaan Warkop Digital D’Creative Production akan memperkuat potensi ekonomi desa yang terus tumbuh dan menjadi sarana strategis dalam meningkatkan literasi digital masyarakat.

Warkop Digital D’Creative Production diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi dan pembelajaran bagi para pelaku usaha lokal. Fasilitas ini menyediakan layanan pemasaran digital, pendampingan koperasi, serta ruang pelatihan dan promosi produk UMKM.
Menurut panitia pelaksana, Warkop Digital D’Creative Production tidak hanya sekadar tempat berkumpul, tetapi juga wadah pemberdayaan masyarakat agar lebih siap menghadapi tantangan ekonomi modern yang berbasis teknologi.
Acara peresmian ditutup dengan bincang santai antara tamu undangan dan pelaku UMKM mengenai peluang kolaborasi, pengembangan usaha, dan rencana program lanjutan dalam beberapa bulan ke depan.
Achmad Syaifudin