Rekayasa Lalu Lintas Sukses, Kirab Bendera Merah Putih 500 Meter Semarakkan Kota Bogor Tanpa Kendala

Rekayasa Lalu Lintas Sukses, Kirab Bendera Merah Putih 500 Meter Semarakkan Kota Bogor Tanpa Kendala

GUETILANG.COM — Ribuan warga tumpah ruah memadati pusat Kota Bogor demi menyaksikan sekaligus membentangkan lima gulungan bendera Merah Putih raksasa dengan total panjang mencapai 500 meter, Minggu (9/8/2026) pagi hingga sore.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui ajang Festival Merah Putih (FMP) ke-11 ini berlangsung kondusif meski sempat mengalihkan sejumlah arus kendaraan di titik utama kota.

Rute konvoi pengibaran bendera raksasa dimulai dari ikon kota, Tugu Kujang, lalu mengular menyusuri koridor Jalan Otto Iskandar Dinata, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Jenderal Sudirman, hingga finis di kawasan Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi).

Untuk mengantisipasi penumpukan volume kendaraan dan menjaga kelancaran rombongan pengarak bendera, pihak kepolisian dan petugas gabungan bersiaga di sepanjang jalur utama guna mengatur arus lalu lintas di titik-titik persimpangan.

Alhamdulillah kesempatan berada di bawah bentangan Sang Merah Putih  berukuran raksasa (100 meter x 5 bendera) di kirab Festival Merah Putih,  sebuah agenda yang menjadi kebanggaan kita warga kota Bogor ♥️???? Terimakasih

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengungkapkan bahwa perhelatan tahunan ini menyedot perhatian luar biasa. Tak hanya warga lokal, rombongan pengunjung dari berbagai daerah seperti Bandung, Samarinda, hingga Medan turut memadati jalanan.

"Tahun ini sangat istimewa karena ada lima helai bendera yang diarak, masing-masing berukuran 100 meter. Lebih dari 3.200 personel panitia diterjunkan untuk memastikan acara dan pengarakan bendera berjalan tertib di tengah masyarakat yang membludak," jelas Dedie.

Rayakan Kirab Merah Putih, Sekda Jabar: Perjuangan Masa Kini Diwujudkan  dengan Menurunkan KemiskinanSementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, yang turut memantau jalannya acara, menyebut pawai bendera ini sebagai simbol kolaborasi dan ketertiban bersama. Menurutnya, momentum perayaan di ruang publik ini mencerminkan semangat bahu-membahu dalam membangun daerah.

"Semangat juang hari ini diimplementasikan lewat aksi nyata, seperti penanganan masalah sosial, penurunan angka kemiskinan, serta penguatan sektor kesehatan dan pendidikan," tutur Herman di sela kegiatan.

Meski sepanjang rute parade dipenuhi lautan manusia, alur lalu lintas di sekitar kawasan Tugu Kujang dan Jalan Sudirman dapat berangsur normal pasca-rombongan utama melintas, berkat koordinasi ketat pengamanan jalur oleh petugas di lapangan.