Pasca Gempa Pacitan M 5,5: Warga Pesisir Gedangan Tetap Waspada Meski Nihil Keruskan Berat

Gempa bumi bermagnitudo 5,5 di Pacitan (27/1/2026) terasa kuat hingga ke wilayah pesisir selatan Kabupaten Malang. Meski Kecamatan Gedangan dilaporkan aman dari kerusakan berat, wilayah tetangga seperti Sumbermanjing Wetan mengalami dampak kerusakan rumah warga. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana di tengah cuaca ekstrem.

Pasca Gempa Pacitan M 5,5: Warga Pesisir Gedangan Tetap Waspada Meski Nihil Keruskan Berat
Peta pusat gempa M 5,5 yang mengguncang wilayah Jawa pada 27 Januari 2026 pagi. Wilayah Malang Raya (titik biru) masuk dalam area yang merasakan getaran signifikan. [Sumber: USGS/Google Earthquake]

Gedangan, Kab. Malang – Guncangan gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,5 yang berpusat di darat wilayah Pacitan pada Selasa pagi (27/1/2026) terasa hingga wilayah pesisir selatan Kabupaten Malang. Di Kecamatan Gedangan, warga melaporkan getaran kuat yang berlangsung selama beberapa detik, memicu kewaspadaan di tengah isu potensi gempa di zona selatan Pulau Jawa.

Getaran terasa nyata di Gedangan

Gempa yang terjadi pada pukul 08.20 WIB tersebut sempat mengejutkan warga yang sedang memulai aktivitas. "Tadi terasa guncangan sekitar 2 sampai 3 detik. Lampu gantung di ruang tamu sempat goyang," ujar salah satu warga di Desa Gedangan.

Meski pusat gempa berada di kedalaman 105 km (gempa menengah) dan dinyatakan tidak berpotensi tsunami oleh BMKG, letak geografis Gedangan yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia membuat warga lebih responsif terhadap setiap guncangan.

Update dampak: Tetangga dekat terdampak ringan

Gambar: BPBD Kab. Malang

Berdasarkan data terbaru dari BPBD Kabupaten Malang hingga Rabu pagi (28/1), dampak kerusakan terkonsentrasi di kecamatan tetangga, yakni Sumbermanjing Wetan (Sumawe). Dilaporkan sebanyak tiga unit rumah mengalami kerusakan ringan:

  • Desa Tambakrejo (Dusun Tamban): Dua rumah milik warga bernama Susana dan Yuwinantyo mengalami tembok jebol dan retak serius.

  • Desa Tambakasri (Dusun Sumberkembang): Satu unit rumah mengalami keretakan pada struktur dinding.

Untuk wilayah Kecamatan Gedangan sendiri, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan yang signifikan maupun korban jiwa. Perangkat desa setempat terus memonitor situasi dan meminta warga untuk segera melapor jika ditemukan retakan baru pada struktur rumah mereka.

Kesiapsiagaan warga pesisir

Menanggapi viralnya laporan gempa di berbagai grup WhatsApp dan media sosial, tokoh masyarakat setempat mengimbau agar warga tidak termakan isu hoax terkait tsunami.

"Kami tetap tenang tapi waspada. Gempa ini jadi pengingat bagi kami di pesisir selatan untuk selalu siap siaga, apalagi cuaca saat ini juga sedang ekstrem dengan hujan lebat," ungkap seorang pengelola wisata pantai di wilayah Gedangan.

BMKG Stasiun Geofisika Malang menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik namun harus tetap menghindari bangunan yang sudah tampak retak sebagai antisipasi gempa susulan.