Penyampaian para Aspirasi Guru PGRI pada Acara Reses DPRD Kabupaten Malang di Warkop DIgital

Penyampaian para Aspirasi Guru PGRI pada Acara Reses DPRD Kabupaten Malang di Warkop DIgital
foto bersama bapak ibu pemateri dan seluruh guru PGRI se Kecamatan Ngantang

Ngantang, 2 April 2026 — Kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Malang yang dilaksanakan pada Selasa (2/4/2026) berlangsung selama kurang lebih tiga jam dengan fokus utama pada pembahasan layanan publik, khususnya terkait kesejahteraan tenaga pendidik. Acara ini menjadi wadah bagi para guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Ngantang untuk menyampaikan aspirasi dan keluh kesah mereka.

Salah satu isu utama yang dibahas dalam kegiatan tersebut adalah rencana pemotongan insentif guru oleh pemerintah kabupaten yang akan dialihkan ke program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan ini sempat menimbulkan keresahan di kalangan guru PGRI, mengingat insentif yang diterima sebelumnya hanya sebesar Rp1.000.000 per tahun.

Namun demikian, setelah melalui perjuangan dan advokasi yang berlangsung selama kurang lebih tiga bulan, para guru akhirnya mendapatkan kepastian bahwa insentif tersebut tetap diberikan sebagai bagian dari hak mereka. Kepastian ini disambut dengan rasa haru dan syukur oleh para peserta yang hadir.

Kegiatan reses ini dihadiri oleh sekitar 80 guru PGRI Kecamatan Ngantang, yang terdiri dari tenaga pendidik tingkat Kelompok Bermain (KB), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), hingga Taman Kanak-Kanak (TK). Kehadiran para guru tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dalam memperjuangkan hak dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Acara ini juga menghadirkan sejumlah tokoh penting sebagai narasumber dan tamu undangan, di antaranya anggota DPRD Kabupaten Malang Komisi IV, Bapak Khoirun, S.E., Ketua IGTKI Kabupaten Malang Ibu Sumi Herni, Ketua IGTKI Kecamatan Ngantang Ibu Dhita, Ketua HIMPAUDI Kecamatan Ngantang Ibu Yayuk, Kepala Desa Sumbermulyo Bapak Sumberaris, serta Kamituwo Desa Sumbermulyo Bapak Solikin.

Dalam sambutannya, Bapak Khoirun menyampaikan apresiasi atas dedikasi para guru dalam mencerdaskan generasi bangsa. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan tenaga pendidik melalui jalur legislatif.

Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian para guru, dalam kesempatan tersebut juga diberikan berbagai apresiasi berupa hadiah uang tunai kepada sejumlah guru dengan kategori tertentu, antara lain guru tertua dengan usia 70 tahun, guru dengan masa pengabdian terlama mencapai 40 tahun, serta guru dengan prestasi terbanyak. Selain itu, sesi tanya jawab interaktif juga turut memeriahkan acara dengan hadiah menarik bagi peserta yang aktif.

Kegiatan reses ini berlangsung dengan khidmat namun tetap meriah, bertempat di Warkop Digital Ngantang. Pelaksanaan acara turut didukung oleh peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan, dengan Mbak Putu sebagai pembawa acara, Mas Ferdy sebagai operator, dan Mbak Nola sebagai dokumentator.

Melalui kegiatan ini, diharapkan aspirasi para guru dapat terus tersalurkan dengan baik, serta menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang lebih berpihak pada peningkatan kualitas dan kesejahteraan tenaga pendidik