Pemkot Malang dan PLN Perkuat Infrastruktur Pendukung Becak Listrik
Pemerintah Kota Malang bersama PLN memperkuat sinergi pengembangan infrastruktur listrik guna mendukung operasional 200 becak listrik bantuan Presiden Republik Indonesia. Program ini bertujuan mendorong transportasi ramah lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan pengemudi becak di Kota Malang.
Klojen — Pemerintah Kota Malang terus memperkuat kerja sama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam pengembangan infrastruktur kelistrikan guna mendukung operasional 200 unit becak listrik bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kolaborasi tersebut dikemas dalam kegiatan bertajuk Sinergi PLN dan Pemerintah dalam Penguatan Ekosistem Becak Listrik yang berlangsung di Kantor Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Malang, Jumat (20/2/2026).

Sebagaimana diketahui, 200 becak listrik tersebut merupakan bantuan pemerintah pusat yang diberikan kepada para pengemudi becak di Kota Malang. Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi transportasi ramah lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil.
Dalam sinergi ini, PLN memberikan dukungan operasional berupa token listrik gratis serta perlengkapan keselamatan berkendara bagi para pengemudi becak listrik. Selain itu, penguatan fasilitas pengisian daya juga dilakukan melalui optimalisasi Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sejumlah titik strategis agar operasional becak listrik dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan PLN dalam merealisasikan program tersebut. Ia menilai bantuan becak listrik ini sebagai bentuk perhatian nyata terhadap para pengemudi becak sekaligus wujud komitmen bersama dalam mendukung transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Lebih lanjut, Wahyu menegaskan bahwa Pemkot Malang akan memastikan program ini berjalan dengan baik melalui penyusunan regulasi yang jelas. Pengaturan terkait operasional, tarif, hingga pemanfaatan becak listrik akan disiapkan agar layanan berlangsung tertib, aman, dan mampu memberikan manfaat ekonomi maksimal bagi para pengemudi.
Menurutnya, penggunaan kendaraan listrik juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah dalam menekan emisi serta mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Transformasi ini dinilai tidak hanya sebagai modernisasi sarana transportasi, tetapi juga langkah konkret menuju kota yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Sinergi antara PLN dan Pemkot Malang diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membangun sistem transportasi perkotaan yang efisien, ramah lingkungan, dan berdaya saing. Dengan dukungan infrastruktur listrik yang terus diperluas, operasional 200 becak listrik tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi mobilitas dan kesejahteraan masyarakat Kota Malang.
jundullah